KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dibukanya kembali penerbangan dari Bandara Juanda untuk PPLN dan ibadah umroh diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Jatim.
Sebab, tak hanya dari Jatim saja. Banyak warga luar Jatim seperti Medan, Jogja hingga Kalimantan Selatan yang melakukan perjalanan melalui Bandara Juanda.
"Mereka pasti butuh penginapan atau hotel. Tentunya ini jadi sinergitas dari seluruh institusi yang bisa memberikan nilai tambah yang strategis bagi kita semua salah satunya Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang ada di Jatim," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/3/2022).
Karena itu, Khofifah berharap, ke depan proses pemberangkatan umroh dari Juanda bisa berjalan secara reguler dan intensitas penerbangannya bisa ditingkatkan, apalagi menjelang Bulan Suci Ramadhan.
"Baik menjelang maupun saat bulan Ramadan minat umroh tinggi sekali. Apalagi dua tahun ini tertunda karena pandemi covid-19," ungkapnya.
Di sisi lain, saat ini Khofifah juga tengah menunggu keputusan pusat dan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji. "Saya rasa Kemenag pasti sudah melakukan kesiapsiagaan kapan lampu hijau dari Pemerintah Saudi untuk pemberangkatan ibadah haji," katanya.
"Jum’at kemarin kami rakor dipimpin Pak Menko Marves dan beliau menyampaikan saat bertemu dengan Pangeran Mohammed Bin Salman di Arab Saudi, beliau meminta ada penambahan kuota haji karena dua tahun perjalanan haji ditunda karena pandemi Covid-19," imbuhnya.(mkr)
Editor : Redaksi