klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Komnas PA Apresiasi Polres Gresik Tangani Penculikan Anak

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Gresik AKBP Kusworo WIbowo
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Gresik AKBP Kusworo WIbowo

KLIKJATIM.Com | Gresik - Polres Gresik mendapat kado istimewa dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Langkah positif menangani kasus penculikan anak, 2 Februari 2020 silam diapresiasi dengan penghargaan. Penghargaan diberikan Komnas PA karena Polres Gresik bergerak cepat menangani kasus secara komprehensif.

[irp]Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung oleh Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait kepada Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo di Mapolres Gresik, Senin (9/3/2020). Momen ini juga spesial karena bersamaan dengan HUT Kabupaten Gresik ke-533. Hadir dalam pemberian penghargaan Wakapolres Kompol Dyhno Indra Setiyadi, Kasat Reskrim AKP Panji P Wijaya, Kapolsek Cerme AKP Nur Amin. Juga dua anggota Polsek Cerme yang ikut membekuk pelaku pencurilakn, Aipda Andik dan Brigadir Eko. Ketua Komnas PA Arist mengatakan, penghargaan diberikan kepada Polres Gresik karena telah memberikan langkah-langkah yang komprehensif, yang berdampak positif kepada masyarakat dan mampu menenangkan masyarakat. "Oleh karena itu lah saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya, karena bisa meredakan. Sebab, kasus yang di Cerme itu, ada penculikan itu, tetapi bukan penjualan organ tubuh itu," kata Arist.

[irp]Di tempat yang sama Kapolres Gresik AKBP Kusworo menjelaskan, pemberian penghargaan ini patut disyukuri. Penanganan kasus penculikan anak yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut sesuai dengan prosedur penanganan yang dilakukan kepolisian. "Begitu kami menerima laporan, anggota melakukan langkah cepat untuk menangkap pelakunya. Kemudian pihaknya juga mencegah terjadinya persekusi terhadap pelaku dan kami juga road show kepada warga masyarakat yang merasa ketakutan. "Yang kami sampaikan adalah meningkatkan kewaspadaan kepada anak, memberikan edukasi kepada anak agar tidak mudah diberikan iming-iming oleh orang asing dan tidak mudah diajak jalan-jalan oleh orang asing. Tapi mendekatkan kepada orang tua yang bisa memberikan perlindungan kepada anak," kata Kusworo.

[irp]Upaya lainnya adalah dengan mengedukasi kepada orang tua agar tidak berlebihan. Sehingga tidak terjadi persekusi atau penganiayaan pelaku terduga penculikan. Selanjutnya diinformasikan kepada orang tua agar menyikapi informasi dari media sosial yang arif dan bijak melalui road show ke kecamatan-kecamatan di Gresik."Alhamdulillah setelah kita lakukan road, tidak ada lagi informasi terkait berita bohong (hoaks), terkait penculikan anak," terang mantan peraih predikat Polisi Teladan di jajaran Polda Jatim ini. (iz/mkr)

Editor :