KLIKJATIM.Com | Tulungagung—Kecelakaan bus dan kereta api di Tulungagung Minggu (27/2/2022) menewaskan lima orang. Kini polisi memeriksa masinis kereta api dan sopir bus untuk mengetahui kronologi kecelakaan.
Masinis kereta yang diperiksa polisi itu berinisial SW. Kemudian sopir bus berinisial SD (34) juga diperiksa. Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, dugaan sementara kecelakaan disebabkan karena sopir bus kurang waspada saat melintas di lokasi kejadian.
"Sopir dan masinisnya masih kita periksa, ini masih ada di ruang laka lantas," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan bus berisi karyawan dan warga sekitar toko plastik di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung ini hendak berwisata ke Malang.
Kemudian satu persatu bus berangkat melintasi perlintasan tanpa palang pintu yang sama di lokasi tersebut. Awalnya bis pertama sudah berhasil melintas, kemudian saat bis kedua hendak melintas, tiba-tiba sirine tanda kereta lewat berbunyi dan kereta sudah ada di jarak yang dekat sehingga kecelakaan tak bisa dihindarkan.
Kereta api Rapih Dhoho menghantam bagian belakang bis hingga membuat bis berputar arah dan terperosok ke kubungan lumpur. Empat penumpang bus meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu korban meningal saat menjalani perawatan.
Kini 14 korban luka lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung.(mkr)
Editor : Iman