klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rebutan Kenduren, Pengunjunpun Terkena Duri Durian

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Susunan 2020 durian yang ditampilkan dalam kegiatan Kenduren 2020 di Wonosalam, Kabupaten Jombang dipadati pengunjung.
Susunan 2020 durian yang ditampilkan dalam kegiatan Kenduren 2020 di Wonosalam, Kabupaten Jombang dipadati pengunjung.

KLIKJATIM.Com | Jombang - Kegiatan panen durian atau dikenal dengan Kenduren di Lapangan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang dipadati ribuan pengunjung. Saat berebut mendapatkan durian gratis, sejumlah orang terluka karena tubuhnya terkena duri durian. Kendati demikian, acara tersebut berlangsung meriah.

Pembukaan Kenduren diawali dengan sejumlah acara seremoni. Sekitar pukul 10.00, sesi rebutan durian yang disusun mirip gunungan berkat atau nasi tumpeng dibuka. Alhasil, ribuan orang yang menunggu di lapangan desa sejak pagi tanpa dikomando langsung menyerbu gunungan setinggi 6 meter tersebut. Mereka merangsek ke depan, berdesakan, saling dorong, hingga peluh bercucuran. Tentu saja, sejumlah pengunjung tangannya terluka karena tergores kulit durian.Acara tahunan ini memang cukup menarik dan diikuti oleh pengunjung yang tidak hanya dari Jombang saja, namun juga dari luar kota hingga Yogyakarta. "Acara ini menarik dan unik, apalgi durian Wonosalam terkenal enaknya sampai di Yogyakarta. Sehingga kami jauh-jauh dari Sleman datang ke Wonosalam untuk melihat Kenduren," tutur Riandani, warga Sleman, Yogayakarta.

[irp]Dia begitu antusias saat mengetahui 2020 durian disusun seperti gunungan nasi tumpeng Gunungan durian tersebut ditata sedemikian rupa, Sebelum aksi rebutan durian dimulai, warga setempat juga melaksanakan kirab sembilan tumpeng durian. Tumpeng durian ini berasal dari sembilan desa di Kecamatan Wonosalam. Masing-masing desa menyuguhkan satu tumpeng.Ketua Panitia Kenduren, Wartomo mengatakan, sembilan tumpeng durian itu juga menjadi sasaran pengunjung. Setelah berebut tumpeng kecil, dilanjutkan dengan berebut tumpeng raksasa berisi durian. “Acara ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat Kecamatan Wonosalam atas hasil panen durian yang melimpah,” ujar dia seraya berharap dengan kenduri durian ini, kawasan wisata Wonosalam bisa lebih dikenal masyarakat utamanya di luar Jombang. (dik/nul)

Editor :