klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wilayah Sekitar Waduk Sukodono Panceng Dipastikan Batal Jadi Kawasan Industri

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kawasan sekitar waduk Sukodono yang rencananya akan diubah peruntukannya melalui pansus RT RW DPRD Gresik
Kawasan sekitar waduk Sukodono yang rencananya akan diubah peruntukannya melalui pansus RT RW DPRD Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pengembangan kawasan industri di sekitar Waduk Sukodono dipastikan batal.  Hal ini terkonfirmasi dari hasil rapat lanjutan Panitia Khusus (Pansus) Rencana Perubahan Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik bersama eksekutif.

Ketua Pansus Syahrul Munir mengatakan bila Kawasan di lingkup waduk Sukodono tetap menjadi kawasan hortikultura dan peternakan berbasis Taman Teknologi Pertanian (TTP).

"TTP ini dari Kementan, tapi sudah dikelola ke Pemerintah Daerah, TTP itu hanya ada beberapa di wilayah tertentu, karena itu tidak bisa serta-merta dijadikan kawasan industri," kata dia.

TTP Gresik sendiri, kata Syahrul merupakan kawasan seluas 10 hektare milik Pemerintah Kabupaten Gresik yang digadang akan menjadi kawasan taman teknologi pertanian terpadu dan terintegrasi dengan embung Sukodono seluas 39,7 hektar sebagai lumbung air, dan akan menjadi pusat inovasi teknologi pembibitan tanaman hortikultura khususnya mangga.

"Disana juga ada pengembangan pembibitan sapi mengadopsi teknologi kandang komunal model Balitbangtan," paparnya.

Dengan begitu, nantinya hasil-hasil pertanian dan peternakan di kawasan hortikultura waduk Sukodono akan disalurkan untuk diolah di Kawasan Industri Halal di Sidayu.

"Kita dorong agar produk pertanian dan perikanan rakyat bisa terserap di KIH, itu komitmen yang harus dilakukan untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat," tandas Syahrul.

Kepala Bidang Infrastruktu dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Gresik Dian Palupi Chrisdiani mengatakan, TTP waduk sukodono akan menopang KIH. 

Terutama dalam hal pengembangan kualitas produksi pertanian dan peternakan masyarakat di wilayah Gresik utara secara umum.

"Pemerintah daerah akan berkomitmen tetap merencanakan kawasan ini sebagai sentra kawasan hortikultura yang menghasilkan komoditas unggul dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan sekolah vokasi utk bisa melakukan inovasi inovasi baru terutama terobosan di sektor pembibitan tanaman hortikultura," tutur wanita berkacamata ini. (yud)

Editor :