KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebuah baliho warna putih berisi tanda tangan dukungan kepada salah satu calon kepala Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas menggegerkan warga. Baliho dukungan petisi 10 RT ini dinilai sebagai bentuk provokasi di massa Pilkades ini.
Diketahui di Desa Sekarkurung ada dua calon kepada desa. Satu dari incumbent (petahana), satu lagi calon baru. Nah pemasangan baliho ini diduga dari para timses dari calon petahana. Namun, berdasarkan data yang dihimpun baliho dipasang oleh warga yang bukan Sekarkurung dan bukan berKTP Desa Sekarkurung.
Salah satu warga Sokib asal RT 8 Perumahan Green Hill mengatakan, pemasangan baliho yang ada di taman perumahan itu sejak tadi malam, Kamis (17/2/2022) dirinya sempat melakukan paraf tanda tangan disuruh salah satu warga.
Akhirnya tanda tangan tanpa ada nama di baliho tersebut. Kemudian salah satu timses memberikan nama Sokib di baliho tersebut tanpa sepengetahuan Sokib.
“Saya tidak tanggung jawab, jika ada nama saya. Saya pun tidak tau tiba-tiba ada kalimat dukungan di bagian atas baliho tersebut,” ucapnya.
Dijelaskan, baliho ini termasuk bagian provokasi di Pilkades dan sudah tersebar di media sosial. “Kalau begitu ceritanya aku tidak akan melakukan tanda tangan, tidak tau judulnya,” ujarnya.
Diakuinya, dirinya tidak tau tujuannya apa dan dirinya memberikan saran kalau nanti dipasang pasti akan konflik.
“Sampai ramai warga mempermasalahkan baliho ini,” imbuhnya.
Ketua RW 4 Green Hill Syafiul Huda mengatakan, pemasangan baliho ini tidak ada izin dari pihak RW setempat. Huda yang juga panitia Pilkades pun mendapatkan teguran tentang baliho petisi dukungan salah satu calon kades itu.
“Saya turunkan untuk menjaga kondusivitas warga. Sudah diputuskan sampai nanti malam. Besok tidak ada,” jelasnya.
Sementara warga Sekarkurung yang turut melakukan pemasangan baliho Bayu juga akan melakukan pelepasan baliho tersebut.
“Ini inisiatif warga setempat, kita bujuk warga untuk nanti dilepaskan,” ucapnya.
Di lapangan tampak jajaran Kepolisian Sektor Kebomas turut membantu permasalahan yang terjadi di Desa Sekarkurung. (bro)
Editor : Redaksi