KLIKJATIM.Com | Gresik — Setelah empat karyawan perusahaan di Gresik dinyatakan probable covid-19 varian omicron, kini dua tenaga kesehatan RSUD Ibnu Sina terpapar covid-19. Satu diatara dua nakes itu terpapar varian omicron. Kini, RS pelat merah tersebut mengeluarkan kebijakan terbatas salah satunya larangan jam besuk kepada pasien.
Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dr Soni mengatakan, saat ini di rumah sakit terdapat empat pasien positif covid-19 sedang dirawat.
“Dua pasien yang dirawat ini merupakan masyarakat umum dan ada dua nakes kami yang positif. Satu nakes positif omicron,” ucap dr Soni, Sabtu (29/1/2022).
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, kini pihaknya menerapkan kebijakan pembatasan besuk pasien.
“Karena melihat tren kenaikan kasus nasional, maka kami putuskan untuk antisipasi penyebaran di RS maka kami ambil kebijakan meniadakan jam besuk,” ujarnya.
Dokter mantan Kepala Puskesmas Benjeng itu menyebut, saat ini kedua nakes tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.
Dengan begitu, kebijakan rumah sakit terakreditasi paripurna itu tidak mengizinkan besuk pasien, kemudian, pasien rawat inap hanya diperbolehkan ditunggu oleh satu orang, begitu pula pasien rawat jalan yang hanya diperbolehkan didampingi satu orang.
“Kita perbanyak dan perbarui banner himbauan sejak kemarin,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik dr Mukhibatul Khusna menyampaikan apabila berdasarkan WHO, untuk menentukan hasil omicron atau bukan perlu melalui dua kali pemeriksaan. Nah, saat ini dirinya masih menunggu hasil dari empat karyawan yang sedang di tes sampel di Institute of Disease Tropical (ITD) Universitas Airlangga.
Dokter mantan Kepala Puskesmas Kebomas itu menyebut, saat ini tes whole genome sequencing (WGS) itu hasilnya belum keluar. Sehingga, status empat karyawan kemarin masih probable omicron.
Meski demikian, Khusna berharap agar masyarakat tidak memandang berbagai jenis varian. Sebab yang paling penting dilakukan yakni disiplin terhadap protokol kesehatan. “Kuncinya prokes, terutama masker dimanapun dan kapan pun,” tegas mantan kepala puskesmas sukomulyo itu. (yud)
Editor : Redaksi
Bangkit dari Insiden Kualifikasi, Ivan Valrossi Rebut Podium Perdana Kejurnas MX2 di Bekasi
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Ivan Valrossi Tertia Wahyumaniadi, mencatatkan hasil positif pada putaran keempat K…
Ekspansi ke Kota Pudak, Wingstop Resmi Buka Gerai Perdana di Icon Mall Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peta kuliner di Kabupaten Gresik kini semakin semarak dan beragam. Jaringan restoran ayam goreng terkemuka di bawah naungan Wingstop…
88 Persen Warga Gresik Tinggal di Desa, Wabup Minta Program Pembangunan Diselaraskan
KLIKJATIM.Com | GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten sebagai u…
PLN Dorong Desa Berdaya Lewat Edukasi Antinarkoba, Keselamatan Listrik, dan UMKM
KLIKJATIM.Com | Semarang - PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan DI…
Bank Jatim Borong Tujuh Penghargaan Infobank-MRI 2026, Pertahankan Layanan Terbaik 15 Tahun Beruntun
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali meraih prestasi di tingkat nasional dengan memborong tujuh penghargaan …
Kuota Kosong Dialihkan, Gubernur Khofifah Ingatkan Calon Murid SPMB Jatim Segera Daftar Ulang
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Timur kini resmi memasuki fase krusial…