"Di SKB 4 Menteri itu juga disebutkan. Kalau ada sekolah yang kena, maka akan diistirahatkan selama 14 hari," kata Wali Kota Eri, Rabu (12/1/2022).
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu meminta agar seluruh warga di lingkungan sekolah tetap berikhtiar dan tetap mematuhi protokol kesehatan, meskipun semua tenaga pengajar di seluruh sekolah Surabaya telah mendapat vaksinasi Covid-19. “Sebagai manusia, kita harus tetap ikhtiar dengan tetap menjaga prokes ketat,” tegasnya.
Wali Kota Eri juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Surabaya juga diimbangi dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Sebab, masih terdapat siswa yang belum mengikuti vaksin, karena mereka terlebih dahulu mengikuti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias).
"Ini kan tidak boleh langsung di vaksin, karena harus menunggu satu bulan dulu. Kami harus menunggu dari aturan vaksin sebelumnya, yakni harus menunggu 1 bulan terlebih dahulu setelah mendapat suntikan vaksin campak, difteri tetanus (dT), dan tetanus (Tt)," terang dia.
Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Surabaya untuk bersama-sama menjaga protokol kesehatan. Ia meyakini, dengan kekuatan dan kepatuhan warga, maka Covid-19 bisa dikendalikan.
"Insyaallah Kota Surabaya, ketika ada lonjakan Covid-19, dengan kekuatan dan kepatuhan warga Surabaya sekarang menjadi landai. Matur nuwun (terima kasih) kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya, yang patuh menjalankan prokes dan saat ini (Covid-19) menjadi landai," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh menjelaskan bahwa pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Surabaya telah mendapat persetujuan dari wali murid atau orang tua siswa, dan diikuti total 661 sekolah. Yakin 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta.
"Untuk tingkat SMP, ada sebanyak 331 sekolah dengan 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta," jelas Yusuf sapaan lekatnya.
Sedangkan untuk tingkat SD, Yusuf menerangkan, pelaksanaan PTM 100 persen belum bisa dilaksanakan secara penuh, karena masih ada sebagian siswa yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun. Ditambah, adanya penyesuaian terhadap siswa yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).
"Sedangkan untuk swab test acak atau sampling itu mengikuti kondisi dan akan didampingi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Minimal nanti dilakukan per wilayah, untuk pelaksanaanya akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Dinkes," terang dia.
Pada pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Surabaya, Yusuf mengaku akan tetap melakukan pengawasan dan antisipasi di lingkungan sekolah. Salah satunya adalah meminta peran dari para tenaga pengajar, untuk memperhatikan dan memahami kondisi setiap siswanya.
"Anak itu terlihat dari perilakunya setiap hari, contohnya biasanya lincah tapi kok tidak lincah. Jadi terlihat dari kondisi fisik tersebut, maka guru harus mengetahui hal itu," kata dia.
Oleh karena itu, Yusuf meminta kepada setiap sekolah untuk membuat suasana proses belajar mengajar menjadi menyenangkan. Seperti dengan memberikan relaksasi kepada para siswa. "Untuk SD/SMP bisa melakukan relaksasi dalam bentuk yang lainnya, misalnya senam. Karena relaksasi itu harus menyenangkan" ungkap dia.
Selanjutnya, terkait evaluasi pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Surabaya, Yusuf mengaku bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Dinkes dan Pakar Epidemiologi, terkait perkembangan PTM 100 persen. "Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk anak-anak di Kota Surabaya," pungkasnya. (yud)
Editor : Redaksi
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Tenggara Pacitan, BMKG Catat Empat Gempa Susulan
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,6 mengguncang wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Hingga beberapa menit gempa…
IconLand Gandeng Puskesmas Kebomas Gelar Skrining Kesehatan, Dorong Produktivitas Karyawan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat terus diperkuat PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) selaku pengelola IconLand. Salah …
Pengurus BP3MNU Randegansari Gresik Raih Gelar Doktor Lewat Kajian Tafsir Humanistik Gus Dur
KLIKJATIM.COM | Gresik – Prestasi akademik membanggakan diraih Wildah Nurul Islami, pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (…
Diduga Dipicu Putung Rokok, Kebakaran Nyaris Hanguskan Mushola di Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – Kebakaran nyaris melanda sebuah mushola di Desa Golokan, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Gresik, Sabtu (27/6/2026) dini hari. Beruntung, a…
Acuan Regulasi Baru, Menaker Tegaskan Konvensi ILO Jadi Landasan Perlindungan Pekerja Platform Digital
KLIKJATIM.Com | Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO)…
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan dan Nurul Hayat Bedah Rumah Mantan ODGJ di Modo
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Menyambut momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan berkolaborasi taktis dengan Lembaga Amil Zakat…