klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kasus Pembacokan di Pulau Bawean Jadi Perhatian, Polres Gresik Didesak Ungkap Pelakunya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua LSM Gerbang Bawean, Abdul Basid saat menemui Kasat Reskrim Polres Gresik. (Faiz /klikjatim.com)
Ketua LSM Gerbang Bawean, Abdul Basid saat menemui Kasat Reskrim Polres Gresik. (Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jakarta ikut mendorong pengungkapan kasus pembacokan terhadap korban Ahmad Rizal (32), yang merupakan Kepala Dusun (Kasun) Barat Sungai, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Bahkan, perwakilan LPSK yang berjumlah enam orang dua di antaranya dari Mabes Polri akhirnya datang menemui korban di daratan Gresik pada pekan lalu.

Ijang, sapaan akrab korban Ahmad Rizal menyampaikan, kedatangan anggota dari LPSK tersebut untuk memberikan perlindungan sekaligus membantu mengawal agar kasus yang menimpanya bisa segera terungkap. 

Menurutnya, petugas LPSK datang untuk memberi perlindungan supaya kasus ini tidak berhenti. “Ini terbaik, semoga pelaku segera terungkap dan masalah kasus cepet selesai,” tutur korban Ijang, Kamis (6/1/2022). 

Dalam kesempatannya bertemu dengan pihak LPSK, korban bercerita bahwa dirinya merasa tidak punya masalah dengan warga di desanya. “Kalau saya tidak pernah ada konflik, tapi warga mungkin yang ada konflik. Misalnya ada warga minta tolong dan kami menolong, tapi (mungkin) ada sebagian warga tidak terima atau iri,” papar Ijang. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, sempat ada konflik yang mencuat saat dirinya membeli tanah ukuran luas 9 X 10 M di Dusun setempat. Saat itu ada tetangga yang mempermasalahkan karena merasa dirugikan yaitu rumahnya terhalang. 

“Iya, orang itu mempermasalahkan saya beli tanah buat rumah. Dan orang itu tidak terima karena rumahnya terhalang, dan jalan terputus. Padahal tidak ada masalah, cuma salah satu gerbang rumahnya yang terhalang. Dan rumahnya juga punya empat gerbang,” bebernya. 

“Sementara jalan di lokasi pun tidak masalah, sepeda motor pun bisa masuk,” tambahnya.

Selanjutnya, hingga kini Ijang mengaku masih trauma. Sebab pelaku masih belum ditangkap.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Riski Saputro saat dikonfirmasi terkait kasus pembacokan di Pulau Bawean mengaku masih belum ada perkembangan signifikan. “Belum, doain ya bang biar cepet keungkap,” jawabnya singkat saat ditanya terkait penangkapan pelaku.

Perlu diketahui sebelumnya, kasus pembacokan terhadap kasun di Pulau Bawean tersebut juga mendapat perhatian dari LSM Gerbang Bawean. Bahkan, sejak kejadian itu disebutkan banyak masyarakat setempat yang mulai was-was keluar malam.

“Warga di Bawean sekarang takut keluar malam dan di Bawean selama ini tidak ada kejadian seperti itu. Bawean selama ini selalu kondusif,” kata Ketua LSM Gerbang Bawean, Abdul Basid. (nul)

Editor :