KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, itulah takdir yang dialami Sofwan Ariqi (15) pelajar SMPN 6 Kota Pasuruan. Sepulang sekolah, Sofwan meregang nyawa setelah ditabrak motor yang dikendarai emak-emak tak jauh dari rumahnya.
Sofwan diketahui tinggal di Jalan K.H. Achmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Saat itu, korban hendak pulang sekolah dengan berjalan kaki.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu Sulianah (46), pengendara sepeda motor bernopol N 6415 VI melaju dari selatan. Warga Desa Pukul, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, itu mendahului truk tronton bernopol W 8879 UQ.
Ketika mendahului truk yang disopiri Ahmad Supaat, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, itu Sulianah seakan lepas pandangan. Ia menabrak korban yang saat itu berdiri di markah jalan dan hendak menyeberang ke timur.
“Korban yang berdiri langsung tertabrak motor,” ujar Kanit Laka Polres Pasuruan Kota Ipda Indah Ramadhani. Malang tak bisa ditolak. Setelah tertabrak motor, korban terjatuh ke barat. Saat itulah, ia terserempet roda bagian belakang sebelah kanan truk tronton.
Mengetahui kejadian itu, sejumlah warga langsung menolong korban. Ia dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal sesaat setelah diperiksa dokter. “Korban meninggal setelah ada di rumah sakit,” ujarnya.
Korban mengalami perdarahan dari hidung, telinga, dan mulut. Serta, mengalami luka lecet di bahu dan lengan kiri. Bahu kirinya juga patah. (ris)
Editor : Redaksi