KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) terus berupaya memberikan dampak positif kepada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, termasuk dimasa pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih berlangsung.
Pihak EMCL menggandeng perkumpulan Pita Merah, untuk memberikan edukasi pola hidup sehat saat pandemi secara virtual yang berlangsung selama tiga hari, Senin - Rabu (20-22/12/2021)
External Affairs Manager EMCL, Ichwan Arifin mengatakan, pada saat awal pandemi Covid-19, semua merasa masih jauh dan tidak akan sampai di Indonesia bahkan di Bojonegoro, namun perubahan terjadi begitu cepat, hingga banyak yang baru menyadari setelah tetangga, kerabat dan keluarga terpapar Covid-19.
“Meskipun kasus Covid-19 sekarang melandai, namun tetap harus waspada dan tetap menerapkan prokes. Apalagi muncul lagi varian baru, yang terbaru dari omicron yang pertama di Afrika Selatan, harus belajar dari pengalaman untuk tidak lengah,” kata Ichwan Kamis (30/12/2021)
Menurutnya, meskipun tugas pokok EMCL mengelola potensi migas di wilayah Bojonegoro, namun EMCL juga memiliki kontribusi kepada masyarakat, bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pita Merah di masa pandemi Covid-19. Pasalnya Pita Merah konsisten di bidang kesehatan, karena itu EMCL bersinergi agar visi kami bisa terjembatani dengan baik.
“Dengan pita merah, edukasi memahami tentang Covid-19, bagaimana upaya pencegahan untuk diri sendiri dan lingkungan, dengan pola hidup sehat tidak ada ruginya bukan hanya Covid-19 tapi untuk banyak hal,” terangnya.
“Pandemi ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tapi juga aspek yang lain masalah ekonomi, masalah sosial, dan sebagainya. Karena itu, perlu kolaborasi dari semua pihak untuk sama-sama menghadapi situasi ini. Hal yang paling kecil dari diri kita sendiri untuk ke terus mematuhi protokol kesehatan,” imbuh Ichwan.
Sementara itu ketua Pita Merah Kabupaten Bojonegoro, M. Yazid menyebut, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, bagaimana bahaya infeksi Covid-19 yang masih ada, meskipun jumlahnya menurun. Membangun pemahaman akan karakter virus, terutama mutasi dari Delta ke MU dan metode infeksi setiap virus berbeda, serta risiko lebih besar bila ada penyakit penyerta.
“Mengembangkan pemahaman menyeluruh tentang gaya hidup new normal dan gaya hidup yang harus diterapkan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mencegah diri dari terinfeksi Covid-19. Sekaligus membangun urgensi dan aksi bagi masyarakat untuk segera bertindak dan menerapkan gaya hidup new normal pada diri sendiri dan lingkungan sekitar secara menyeluruh,” sambungnya.
Sedangkan salah satu narasumber yaitu Herawati Sudoyo memaparkan, kekhawatiran terjadinya keparahan atau menyebabkan kematian untuk varian Omicron, semua masih dalam tahap belajar. "Bermutasinya tinggi tapi sampai saat ini belum menyebabkan kematian kepada mereka yang mengalami (terpapar Covid-19 varian Omicron) dan bahkan cenderung gejalanya ringan," paparnya.
Tapi kelihatannya, lanjut dokter Hera, seperti yang terjadi di Indonesia, lebih siap untuk menghadapi varian baru ini, karena begitu varian ini keluar langsung diberikan informasi kepada seluruh masyarakat dan semuanya di komandoi oleh Menteri Kesehatan. "Harapannya dari pengalaman varian delta kemarin, kita sudah siap dengan ledakan kasus ini, baik tenaga kesehatan maupun fasilitas kesehatan," ujarnya
"Kalau bisa tidak, tapi kalaupun terjadi sudah siap. Sebelumnya masyarakat banyak yang tidak percaya. Kita harus menyadari kematian yang disebabkan oleh varian delta, bukan karena virusnya itu sendiri tetapi karena penanganan kesehatan di seluruh dunia yang terlambat," pungkasnya. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…