KLIKJATIM.Com | Gresik--Meski sempat terjadi polemik, penerapan parkir non tunai ternyata disambut baik warga Gresik. Sebab, dengan layanan parkir Non tunai ini tidak ada lagi celah bagi juru parkir nakal.
Selain itu, pembayaran parkir ini juga memudahkan warga. Dengan smartphone mereka bisa membayar parkir.
Hal itu seperti disampaikan Ali, warga Kebomas. Ia sudah memperaktikan sendiri cara membayar parkir menggunakan aplikasi yang tersedia di smartphone nya.
Caranya pun cukup mudah. Pengguna parkir bisa mengakses berbagai platfom pembayaran. Seperti Shopee, Link Aja, Dana dan OVO. Kemudian menscan QR Code yang dikalungkan petugas parkir.
“Bagus sih, karena kedepan kan bakal canggih juga. Apalagi semuanya kini sudah serba online,” ucapnya, Rabu (29/12/2021).
Selain itu, pengguna parkir lain, Imam juga menilai, jika pembayaran parkir non tunai sangat efisien. Selama ini, warga Kedanyang itu kerap menyodorkan parkir mobil seharga Rp 5 ribu tapi tidak diberi kembalian.
“Padahal harga parkir mobil kan kurang dari Rp 5 ribu. Kalau begini kan bayarnya pasti. Hanya Rp 3 ribu,” bebernya.(mkr)
Editor : Redaksi
Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786,5 Miliar untuk Percepatan Pembangunan, Ini Rinciannya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan rencana dana talangan sebesar Rp786,573 miliar untuk mempercepat pembangunan pada 2027. Pembiayaan tersebut masi…
Transnusa Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok
PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Bangkok, Thailand, melalui penerbangan perdana (inaugural flight) pada…
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Dwija Praja Nugraha…
Konsisten Digelar, Festival Dayung Tejoasri Berpotensi Masuk Kalender Event Jatim
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri keempat resmi bergulir di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Minggu…
Warga Puncu Tolak Tambang Pasir, Khawatir Mata Air Terancam dan Krisis Air Bersih
Puluhan warga Lingkungan Yani, Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menolak aktivitas penambangan pasir yang dinilai mengancam sumber mata air dan lin…
Kabut Asap Kepung Sampit, Pelindo Bagikan Ratusan Masker ke Pekerja dan Warga
Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai mengganggu kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Kota Sampit. Kondisi tersebut…