KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tim Inafis Polres Tulungagung bersama dengan Anggota Polsek Boyolangu Tulungagung datang ke lokasi meninggalnya Balita di desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Tulungagung, pada Kamis (09/12/2021) siang.
[irp]Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima laporan meninggalnya AG (2) Balita asal kecamatan Boyolangu ini pada Kamis sekitar pukul 09.30 WIB.
Pihaknya yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian."Kita dapat informasi sekitar pukul 09.30, kemudian kita langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP," ujarnya.
Sukirno menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, peristiwa naas ini terjadi bermula saat AG bersama dengan Ibunya tandang ke rumah pamannya yang tak jauh dari rumah korban.
Sesampainya di rumah pamannya, kemudian ibu korban membersihkan rumah itu sedangkan AG dibiarkan bermain di halaman rumah.
Kemudian berselang 15 menit kemudian, ibu korban mencari cari keberadaan AG namun tak membuahkan hasil.
Ibu korban kemudian mendapati AG sudah mengambang di kolam ikan dengan kedalaman 70 centimeter yang ada di dekat halaman rumah pamannya.
"Jadi yang menemukan itu ibunya sendiri, saat ditemukan dalam kondisi mengapung di kolam ikan, awalnya dikira boneka ternyata bayi," ucapnya.
Sukirno menjelaskan, mengetahui kejadian ini, ibu korban sempat membawa korban ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan namun upaya tersebut gagal, sebab pihak medis menyebut Balita tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Begitu tau mengambang, sebenarnya sudah langsung diangkat dan dibawa ke Puskesmas tapi sampai di sana kondisinya sudah meninggal dunia," ungkapnya.
Sukirno mengungkapkan, tim Inafis yang datang ke lokasi kejadian bersama dengan tim medis melakukan visum luar pada tubuh korban.
Hasilnya tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban, Polisi menemukan memar pada bagian belakang kepala korban.
Sukirno menduga, korban yang tercebur ke kolam sempat berusaha berdiri namun terpeleset kemudian bagian belakang kepalanya membentur dasar kolam hingga meninggal dunia.
"Dasar kolam memang licin karena lumut, dugaan korban sempat terpeleset dan membentur dinding kolam," pungkasnya. (rtn)
Editor : Iman
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…
Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengawasan bersama, kepatuhan terhadap perizinan, hingga kewajiban reklamasi dinilai menjadi sejumlah langkah penting untuk menjaga k…
Beasiswa Pelajar Tangguh PT Smelting Cetak 52 Pelajar Berprestasi di Gresik
PT Smelting terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Salah satu ini…
Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat infrastruktur penopang sektor pertanian kembali mendapat pengakuan di tingkat…