KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu kabupaten yang masuk dalam daftar level 2 PPKM versi Kemendagri. Masuknya Kabupaten Tulungagung dalam level 2 PPKM ini menjadi angin segar terciptanya pelonggaran di beberapa sektor.
[irp]
Bupati Tulungagung yang sekaligus Kepala Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui dengan kondisi seperti ini beberapa pelonggaran bisa diterapkan di Kabupaten Tulungagung. "Tentu pelonggaran kita berikan kepada warga Tulungagung dalam beraktivitas," ujar saat ditemui di Pendopo pada Jumat (3/12/2021) kemarin.
Seperti pelonggaran bagi warga yang menggelar hajatan dan pelonggaran pelaku usaha kuliner.
Meski demikian, tapi Maryoto mengimbau agar masyarakat Tulungagung tidak lengah dan terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas sehari-hari.
Hal ini dilakukan agar lonjakan kasus secara eksponensial tidak terjadi di Kabupaten Tulungagung. "Tapi jangan sampai lengah, karena ini masih pandemi, jangan sampai tidak menerapkan Prokes saat beraktivitas," ucapnya.
Disinggung mengenai kemungkinan beroperasinya kembali lokasi wisata di Kabupaten Tulungagung, Maryoto mengaku belum memberikan izin operasional lokasi wisata di Kabupaten Tulungagung.
Maryoto meminta pengelola wisata agar lebih bersabar dan menahan diri. Apalagi menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru) nanti, seluruh wilayah di Indonesia menerapkan PPKM Level 3 sehingga lokasi wisata kembali ditutup.
"Untuk wisata jangan beroperasi dulu lah, untuk menghindari kerumunan dan lain lain," terangnya.
Kemungkinan lokasi wisata di Tulungagung bakal diberikan izin beroperasi setelah perayaan Nataru selesai. "Baru setelah Nataru ini bisa nanti beroperasi lagi," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman