klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemkab Jember Gelar Pelatihan Penilaian Kesehatan KSP dan USP

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kegiatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) menggelar Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kesehatan Koperasi,
Kegiatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) menggelar Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kesehatan Koperasi,

KLIKJATIM.Com | Jember — Dalam rangka peningkatan dan pengembangan koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) menggelar Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kesehatan Koperasi, pada Selasa 30 November hingga Jumat 03 Desember 2021 di aula dinas setempat Jalan Karimata 115 Sumbersari Jember.

[irp]

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UM Jember, Sartini mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengukur tingkat kinerja Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Usaha Simpan Pinjam (USP) koperasi yang dibina agar sehat dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat umum.

“Empat hari kedepan kami menyelenggarakan kegiatan Bimtek Penilaian Kesehatan Koperasi. Tujuannya, untuk melihat performance koperasi, apakah masuk kelompok sehat, cukup sehat atau dalam pengawasan,” ujar Sartini, pada Selasa (30/11/2021).

Menurut Sartini, pelaksanaan Bimtek untuk meningkatkan penilaian kesehatan KSP/USP oleh koperasi. Juga, untuk meningkatkan kapasitas bagi pelaksana penilaian kesehatan di koperasi.

“Khususnya yang diberikan bimbingan ini adalah koperasi-koperasi yang mempunyai kegiatan unit simpan pinjam (USP). Dan pesertanya 90 persen dari jajaran Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI). Karena KPRI intens setiap tahunnya meminta penilaian kesehatan kepada dinas,” katanya.

Lebih lanjut Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UM Jember berharap, dengan pemberian Bimtek ini koperasi bisa menilai serta mengukur kinerja koperasinya sendiri.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan mereka bisa menilai performancenya sendiri. Nanti tinggal kita sinkronkan, apakah penilaian yang sudah mereka lakukan sudah sama dengan penilaian yang dilakukan oleh dinas,”tutupnya. (rtn)

Editor :