KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Probolinggo, semakin meningkat seiring dengan tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan dalam pantauan sepekan ini di daerah setempat telah terjadi 10 bencana.
[irp]
Seperti yang dilansir laman radarbromo.jawapos.com, bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Probolinggo, terjadi di beberapa lokasi mulai di dataran tinggi maupun rendah.
Jenis bencananya pun berbeda. Dan bencana ini tejadi saat hujan maupun setelah hujan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo juga sudah memetakan wilayah potensi bencana. “Masih kami waspadai bahaya bencana hidrometeorologi. Untuk percepatan penanganan, pemetaan wilayah, potensi bencana sudah kami lakukan,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng Suprisayoga seperti dikutip radarbromo.jawapos.com.
Dari laporan bencana dan asasmen yang dilakukan BPBD, dalam kurun waktu Minggu (21/11/2021) sampai Sabtu (27/11/2021) telah terjadi 10 bencana hidrometeorologi. Kemudian Selasa (23/11/2021) lalu juga terjadi 4 bencana.
Antara lainnya tanah longsor di Desa Pakel dan Sariwani, Kecamatan Sukapura. Cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang di Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk; dan Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas.
Pada Rabu (24/11/2021) kemarin terjadi 3 bencana. Di antaranya di Desa Wonokerto dan Sariwani, Kecamatan Sukapura. Serta di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber. Di tiga desa itu terjadi tanah longsor.
Kamis (25/11/2021) terjadi 3 bencana. Di antaranya pohon tumbang di Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk. Tanah longsor di bahu jalan Desa Sapih, Kecamatan Lumbang dan Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris.
“Tiga hari berturut-turut bencana terjadi. Dari keseluruhan, bencana longsor yang terjadi di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, yang cukup parah. Ada 8 titik tanah longsor, sehingga perlu alat berat untuk membersihkannya,” jelasnya.
Sugeng menyebutkan dari sejumlah bencana itu tak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya ada beberapa yang mengalami luka ringan dan mengalami kerugian materi.
BPBD pun berupaya menanganinya sembari terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. (*/nul)
Editor : Redaksi