KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pembangunan sejumlah proyek jalan tol dalam rangka peningkatan konektivitas di tengah pandemi Covid-19 terus berlanjut. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) tetap menggandeng mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
[irp]
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik. "Ini meningkatkan daya saing produk dalam negeri," kata Basuki di Jakarta, Senin (1/11/2021) seperti dilansir kabarbisnis.com.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kementerian PUPR menambahkan, tercatat dari Januari hingga Agustus 2021 sudah ada 13 ruas tol baru yang tuntas konstruksi fisiknya sepanjang 96,16 kilometer (km), dan 10 ruasnya telah beroperasi.
"Kementerian PUPR optimistis 11 ruas lagi sepanjang 189,36 km bisa dituntaskan konstruksi fisiknya hingga akhir tahun 2021. Sehingga total sebanyak 24 ruas dengan total panjang 312,02 km di tahun 2021 ditargetkan bisa selesai," ujar Endra.
Kapan jadwal peresmiannya? Endra mengaku akan melaporkan terlebih dahulu ke pihak Sekretariat Presiden (Setpres) untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu peresmian. "Intinya kami akan mempersiapkan diri dengan baik untuk peresmian ruas tol baru yang telah rampung," tuturnya.
Adapun diketahui bahwa 10 ruas tol yang telah beroperasi di antaranya Banda Aceh-Sigli seksi 3 (16 km), Medan-Binjai seksi 1A (3,5 km), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 1A (2,1 km), Serpong-Cinere seksi 1 (6,5 km), Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14,19 km), Serpong-Cinere seksi 1 (6,5 km). Depok-Antasari on/off ramp Rawajati (1,75 km), Solo-Ngawi Simpang Susun Sragen Timur (1,04 km), Pemalang-Batang Simpang Susun Pekalongan dan exit Pekalongan (3,84 km), Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang (9,3 km), dan Balikpapan-Samarinda Seksi 1 dan 5 (32,39 km).
Sisanya ada tiga ruas telah rampung konstruksi fisiknya dan sudah uji laik fungsi dan siap diresmikan beroperasi. Yaitu ruas Tol Cibitung-Cilincing seksi 1 (2,65 km), on/off ramp Km 42+500 Tol Jagorawi (2,9 km), dan ditambah ruas Tol Serang-Panimbang seksi 1 (26,5 km).
Selanjutnya 11 ruas tol yang ditargetkan tuntas hingga akhir 2021 terdiri dari ruas Trans Sumatera. Antara lainnya Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi 1, Tebing Tinggi-Inderapura dan junction Tebing Tinggi (20,4 km), Sigli-Banda Aceh seksi 2 Seulimeum-Jantho (6,3 km). Padang-Pekanbaru ruas Pekanbaru-Bangkinang (40 km), Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu ruas Bengkulu-Taba Penanjung (17,6 km), dan Binjai-Langsa ruas Binjai-Stabat (12,3 km).
Kemudian Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi 1,2,3, dan 6 (38,62 km), Cibitung-Cilincing seksi 2 dan 3 (24,45 km), Serpong-Cinere seksi 2 (3,64 km), BIJB Kertajati (3,38 km), Semarang-Batang Simpang Susun Kawasan Industri Batang (3,10 km), dan Manado-Bitung seksi 2B Danowudu-Bitung (13,5 km). (*/nul)
Editor : Redaksi