klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Komplain Perbedaan Data, Satgas Covid Tulungagung Bakal Surati Kemenkes dan KPCPEN

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat. (Iman/klikjatim.com)
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung akan menyampaikan komplain kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI serta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan berkirim surat. Pasalnya ada temuan perbedaan data peserta lanjut usia (lansia) yang sudah menjalani vaksin di daerah setempat.

[irp]

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat kepada awak media. Dijelaskan, perbedaan data capaian vaksinasi lansia itu terlihat antara data manual sesuai yang diinput oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setiap jam, dengan data di dashboard KPCPEN secara online.

Meski demikian, tapi pihaknya menduga bahwa perbedaan data itu karena traffic situs yang tinggi. Sehingga input data yang dimasukkan dari daerah tidak bisa langsung tertera di situs KPCPEN. "Mungkin karena traffic-nya, ini kan secara nasional jadi trafficnya padat," imbuhnya.

Namun, pihaknya akan tetap mengirimkan surat kepada Kemenkes dan KPCPEN untuk memastikan perbedaan data tersebut.

Selain itu, perbedaan data juga ditemukan pada jumlah sasaran vaksinasi lansia. Berdasarkan data Dispendukcapil, jumlah Lansia di Tulungagung sebanyak 133 ribu jiwa. Tapi pada saat dilakukan telaah mendalam ternyata hanya ada 117 ribu jiwa.

"Setelah kita telaah, rupanya sasaran kita tidak sebanyak itu (133 ribu), jadi kalau 40 persennya dari 117 ribu itu adalah 46 ribu. Sedangkan capaian kita sudah 47 ribu," ujarnya. (nul)

Editor :