klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pengerjaan Gas Processing Facility JTB Sudah 46 Persen, Satu Manager Bakal Pindah

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
PGA Manager PEPC Kunadi bersama Wabup Jatim Emil Dardak. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)
PGA Manager PEPC Kunadi bersama Wabup Jatim Emil Dardak. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Saat ini proyek JTB telah mencapai perkembangan sebesar 46�lam pengerjaan EPC Gas Processing Facility (GPF). Sedangkan pengerjaan Drilling telah terlaksana melampaui target. Namun, proyek ini akan ditinggal JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Kunadi yang mendapatkan tugas baru lainnya.

Mengawali Bulan Februari 2020 ini, Kunadi yang berasal dari Pati, Jawa Tengah ini mendapatkan tugas baru di PT Pertamina (Persero) sebagai Senior Manager Procurement Corporate, Upstream & Gas, Procurement Excellence Center. Sehari-hari Kunadi akan lebih banyak berkantor di Gedung Sopodel Jakarta.

[irp]

Menurutnya, Sebuah pengalaman yang luar biasa bisa menjabat sebagai JTB Site Office & PGA Manager PEPC dan mengawal Proyek JTB sebagai Proyek Strategis Nasional. “Saya pribadi menimba ilmu mengenai dunia kehumasan itu seperti apa, khususnya di dunia hulu migas dan bersentuhan langsung dengan masyarakat luas, khususnya awak media, masyarakat dan juga pemerintahan. Tidak hanya secara nasional, namun juga regional dan masyarakat Bojonegoro pada khususnya," tutur dia.

Dia menyebutkan, akan ada banyak sekali yang dirindukan dari Bojonegoro, terutama wisata kulinernya, dari yang ekstrem hingga yang pedas. Termasuk juga budaya masyarakatnya, ramahnya orang Bojonegoro dan terutama semangat mereka dalam berkarya. "Antusiasme menyambut dunia industri migas perlu diacungi jempol,” tambah Kunadi pada Selasa (4/2/2020).

[irp]

Kunadi yang merupakan lulusan Program Bimbingan Profesi Sarjana Logistik (BPSL-3) PT Pertamina (Persero) pada tahun 1993 telah mempunyai pengalaman dalam bidang pengadaan barang dan jasa di Refinery Unit V Balikpapan, Refinery Unit VI Balongan, Refinery Unit IV Cilacap serta bidang SCM dan kehumasan di Pertamina EP Cepu selama lebih dari 25 tahun.

“Walaupun saya sudah tidak di PEPC lagi, tidak mengurangi eratnya jalinan silaturahmi antara masyarakat dan personel PEPC sendiri. Semoga kedepan, target Proyek JTB tercapai tepat waktu, tepat sasaran dan tepat anggaran. Sukses untuk PEPC dan masyarakat Bojonegoro," harapnya.

Dia juga berpesan, keakraban personel dari perusahaan dengan masyarakat menjadi salah satu suksesnya sebuah proyek, seperti yang terjadi di Proyek Jambaran – Tiung Biru (JTB). Proyek yang dioperatori oleh PT Pertamina EP Cepu itu kini telah mencapai proses penyelesaian.

Hal itulah yang akan selalu dirindukan oleh Kunadi. Tak terhitung sudah berapa peristiwa, kejadian dan hal menarik lainnya yang terjadi selama menjabat sebagai salah satu manajemen PEPC sejak tahun 2017.

Seperti diketahui, PEPC merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia menjadi Operator Proyek Strategis Nasional berupa Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru.  (af/bro)

Editor :