KLIKJATIM.Com | Gresik - Gara-gara tidak terima pasirnya dibilang jelek dan mahal, seorang pengusaha pasir nekat menganiaya seorang takmir masjid di Kecamatan Panceng. Takmir masjid bernama Imron itu dipukuli hingga mengalami luka di punggung, korban juga sempat ditarik alat kelaminnya.
Pelaku penganiayaan, Maftukhin (29) warga Desa Serah, Kecamatan Panceng itu akhirnya dilaporkan korban. Pria yang juga pengusaha pasir dan batu koral itu diperiksa polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.
[irp]
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini bermula saat tersangka tidak terima usai mendapat komplain yang menyebut pasir yang dikirim tersangka untuk pembangunan masjid kualitasnya dianggap jelek. Ditambah lagi harganya terbilang mahal.
Tersangka merasa tersinggung dan tidak terima dengan hal itu. Tersangka langsung menjemput korban dengan mobil pribadinya. Tersangka tidak hanya memukul korban di bagian punggung sebanyak dua kali, namun juga menarik alat kelamin korban.
Kasus penganiayaan tersebut kini ditangani oleh penyidik Polsek Dukun. Dikarenakan lokasi kejadiannya berada di waduk Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Gresik, pada pertengahan Oktober 2019 lalu. Meski sudah berjalan lebih dari empat bulan, kasus tersebut belum P21 alias berkasnya belum lengkap. Kasus ini dinyatakan masih P19 (Usulan penghapusan berkas perkara yang dikembalikan ke polisi).
[irp]
“Hari ini korban sudah kita panggil, tapi saksi tidak hadir karena ada urusan, sehingga diganti Senin (3/2) atau Selasa (4/2) besok,” ujar Kanit Reskrim Polsek Dukun Bripka Reza Wahyu, Sabtu (1/2/2020).
Tersangka bakal dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman hukuman paling lama dua tahun delapan bulan. "Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi belum ditahan," pungkasnya. (iz/bro)
Editor : Redaksi
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…