KLIKJATIM.Com | Gresik —Ratusan Pedagang kaki lima di Kabupaten Gresik terdampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mendapat perhatian serius dari pemerintah.
[irp]
Ada sebanyak 191 pedagang kaki lima tersebut mendatangi pendopo Kecamatan Manyar dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan. Mereka tampak sumringah mendapatkan bantuan dari polisi.
Kendati demikian, waktu kedatangan penerima bantuan pun diatur bergantian per desa, sehingga tidak menimbulkan kerumunan orang.
Ada pemandangan yang dramatis, seorang ibu lansia penerima bantuan tunai kesulitan berjalan karena sakit yang diderita. Petugas spontan mendatangi di tempat parkir lalu membopongnya untuk diberi pelayanan prioritas.
Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, bantuan tunai kepada Pkl dan warung ini yang selanjutnya disingkat BTPKLW merupakan program dari Polri.
“Ada sebanyak 191 masyarakat di Kecamatan Manyar hari ini, kita tuntaskan menerima bantuan tunai BTPKLW. Pedagang kaki lima dan warung yang belum tersentuh bantuan tunai dari pemerintah,” ungkapnya, Kamis (30/9/2021).
Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut, Polri berupaya melalui Bhabinkamtibmas melakukan survei. Sehingga mereka yang belum mendapatkan bantuan dapat menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung.
“Tiap-tiap PKL menerima satu juta dua ratus ribu rupiah dari pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manyar mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya.
Nurhayati (69) seorang ibu penjual gorengan warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, hatinya sumringah. Lantaran menerima bantuan berupa uang tunai sebesar satu juta dua ratus ribu rupiah dari Polri.
“Ini akan dipakai untuk belanja kebutuhan berdagang sebagai mata pencaharian,” ucapnya.
Nurhayati adalah satu diantara 191 pedagang kaki lima di Kecamatan Manyar penerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) ditengah pandemi Covid-19.
Sebelumnya, para pedagang telah didata dan didatangi Bhabinkamtibmas desa masing-masing untuk dilakukan pengecekan riil unit usahanya.
Setelah lolos survei, lalu menerima undangan yang dibarcode online melalui aplikasi Puskeu Polri. Tertib mengantri di lokasi penerimaan, mulai dari meja pendaftaran hingga akhirnya tersenyum bahagia di depan meja kasir menerima bantuan tunai. (ris)
Editor : Redaksi
Bea Cukai Jatim I Musnahkan 13 Juta Batang Rokok Ilegal
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur I memusnahkan 13.227.800 batang rokok ilegal hasil penindakan periode Januari hingga awal Juni 2026 dengan nilai ba…
Pasar Literasi Hadir di Icon Mall Gresik, Tawarkan Buku Murah Mulai Rp 10 Ribu
Tak hanya menjadi pusat belanja dan hiburan keluarga, Icon Mall Gresik kini juga memperkuat perannya sebagai ruang edukasi masyarakat. Hal itu terlihat dengan h…
Wakil Panglima TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Lamongan, Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, bersama Direktur Utama PT Agrinas melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lamongan, Kamis (11/6/2026), untuk melihat seca…
Santri Asal Kediri Hilang Terseret Ombak Saat Outing Class di Pantai Pangi Blitar
Seorang santri asal Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten B…
Bangun Kebersamaan dengan Pesilat, Kapolsek Balen Fokus Ciptakan Wilayah Kondusif
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Kapolsek Balen, AKP Luluk Sulistiono, bergerak cepat membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keamanan d…
Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Barang Elektronik dan Perabotan Hangus Dilalap Api
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Sebuah rumah di Perumahan Wisma Indah Timur No. 21B, RT 04 RW 06, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten B…