klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Belum Dapat Rekom Partai, Kartika Sindir Deklarasi Gedung KORPRI dengan Falsafah Blantik Sapi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wakil Bupati Lamongan yang juga calon bupati, Kartika Hidayati. (Ahmad Bisri/klikjatim.com)
Wakil Bupati Lamongan yang juga calon bupati, Kartika Hidayati. (Ahmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan--Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati hingga kini belum mengantongi rekomendasi partai politik untuk mengusungnya sebagai calon bupati. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang membesarkan namanya justru malah mengusung Sholahuddin yang bukan kader sebagai calon bupati.

Bahkan, Sholahuddin telah menggaet dukungan dari PDIP dan Partai Gerindra. Pengusaha jagung itu kini telah mengantongi 22 kursi DPRD dari tiga partai yang kemarin mendeklarasikan diri di Gedung KORPRI, Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan. Meski begitu, Kartika tetap optimis bakal mendapatkan rekomendasi dari partai politik.

"Saya tetap positif thingking pada semuanya. Termasuk kepada kawan-kawan yang mencoba membuat deklarasi," katanya, Kamis (23/1/2020).

[irp]

Kartika bahkan tidak mempermasalahkan jika PKB ternyata menyatakan dukungan kepada calon bupati lain yang bukan kader. Menurutnya, itu bagian dari seni politik calon untuk menggiring opini masyarakat.

"Kalau di sana (Deklarasi Kopri), ya, monggo. Tetapi, kalau saya ditanya, apakah itu bagian dari rekom, saya pastikan tidak," kata Kartika yang juga kader PKB ini.

Dalam gelaran Pilbup Lamongan 2020 ini Kartika juga menyindir para pimpinan dan pengurus pengurus dengan falsafah blantik sapi agar tidak digunakan di Lamongan. Menurut Kartika, partai besar tidak main-main dalam mengeluarkan rekomendasi.

[irp]

"Semua partai, terutama partai besar akan berpikir cerdas dan akan melihat survei tertinggi calonnya, dan semua partai akan mengeluarkan rekom untuk calon bupati yang potensi menangnya tinggi. Kecuali kita menggunakan falsafah blantik sapi," terang dia.

Kartika tetap meyakini akan mendapatkan rekom partai untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lamongan. Dia juga meminta para tim sukses agar tidak menjatuhkan calon lain mulai saat ini.

"Saya yakin akan mendapatkan rekom dari partai. Ibarat pengantin sebelum ada jalur kuning melengkung boleh dong kita berdandan cantik dan ganteng," tuturnya. (bis/mkr)

Editor :