KLIKJATIM.Com | Gresik - Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi Covid-19, Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik telah menggelar vaksinasi dengan kuota sebanyak 3.000 dosis. Sasarannya adalah para jemaah atau masyarakat yang dilaksanakan di tiga titik berbeda mulai hari Sabtu (25/9/2021) ini.
[irp]
Titik itu di antaranya Gresik Selatan bertempat di Masjid Desa Slempit, Kedamean. Kemudian di wilayah Kota terpusat di Halaman Masjid Agung Gresik, dan wilayah utara di Masjid Kanjeng Sepuh Sidayu.
Ketua DMI Gresik, Zainal Abidin mengatakan, vaksinasi ini merupakan kerjasama antara DMI pusat dengan Kementerian Kesehatan dan SKK Migas untuk kenyamanan serta keamanan jemaah dalam beribadah di masjid. “Untuk di tingkat daerah, langkah ini juga dalam rangka sinergi antara DMI dengan Pemkab Gresik mempercepat vaksinasi,” ucapnya, Sabtu (25/9/2021).
Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target herd immunity 70 persen. “Ini untuk mempercepat vaksinasi juga. Agar Gresik segera herd immunity,” pungkasnya.
Perlu diketahui, kegiatan vaksinasi ini dihadiri langsung oleh pengurus PP DMI pusat. Antara lain Wakil Sekertaris Jendral, Ivan, Ketua Pengurus Wilayah DMI Jatim, Rosiqi dan jajaran Forkopimda Gresik.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, dr. Mukhibatul Khusna mengaku telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mengejar target herd immunity agar bisa segera tercapai di Gresik. Saat ini capaian vaksinasi di Gresik masih 541.705 orang atau 53,54 persen dari jumlah total sebanyak 1.011.776 jiwa.
Mantan Kepala Puskesmas Sukomulyo itu juga menyebut, stok vaksin di Gresik sekarang bisa dibilang melimpah. Tercatat ada 174.061 dosis dan 13.385 vial. “Jika dilihat dari stok vaksin dan jumlah vaksinator, target herd immunity itu bakal bisa segera tercapai,” ucapnya.
Apalagi sejak pekan ini sejumlah managemen rumah sakit, klinik hingga puskesmas memang mengeluarkan pengumuman terkait serbuan vaksinasi.
Khusna menyampaikan bahwa dalam 10 hari ke depan pihaknya akan tancap gas untuk mencapai target 70 persen vaksinasi. Jika dilihat data denominator yakni 1.011.776 jiwa, maka kekurangannya adalah sebanyak 166.538 sasaran. “Akhir bulan ini insya Allah 70 persen tercapai. Tapi tidak sampai disitu, akan kami lanjutkan vaksinasi setelah mencapai 70 persen,” ujarnya.
Pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan desa dan 55 Fasyankes serta 32 puskesmas. Dari 18 rumah sakit di Gresik juga bisa melakukan vaksinasi 2.000 dosis per hari. Sedangkan puskesmas bisa 1.500 dosis per hari.
“Untuk RS ini memang kami menyesuaikan tim di sana. Kami hanya menyuplai saja,” tandas Khusna. (nul)
Editor : Redaksi