klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kejar Herd Immunity, Akademi Angkatan Laut Bantu Vaksinasi Pelajar dan Mahasiswa di Sidoarjo

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sekretaris Lembaga AAL Laksma Syamsul Rizal saat meninjau vaksinasi di Smamda. (Satria Nugraha/klikjatim.com)
Sekretaris Lembaga AAL Laksma Syamsul Rizal saat meninjau vaksinasi di Smamda. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali turut berkontribusi menggelar vaksinasi di Sidoarjo. Sasarannya kali ini adalah pelajar Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 (Smamda) dan kalangan mahasiswa, Kamis (16/9/2021) pagi.

[irp]

Total sebanyak 500 vial vaksin yang disediakan untuk murid Smamda, serta 250 untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Sekretaris Lembaga AAL, Laksamana Pertama Syamsul Rizal mengatakan, vaksinasi tersebut merupakan bentuk pengabdian AAL kepada masyarakat dan merupakan ragkaian hari jadi ke 76 TNI Angkatan Laut. “Vaksinasi ini juga bertujuan untuk mendukung pemerintah agar herd immunity segera diraih,” tegasnya.

Menurutnya, lembaga AAL sudah seringkali menggelar vaksinasi. Bukan hanya untuk kalangan pelajar, namun juga masyarakat di pinggiran bahkan di wilayah kepulauan. “Namun sasaran kali ini adalah kalangan pelajar dan mahasiswa. Karena mereka akan memulai pembelajaran tatap muka terbatas,” imbuhnya.

Dengan mengikuti vaksinasi, lanjut Syamsul, mereka akan saling melindungi ketika kekebalan kelompok sudah tercapai.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Hidayatulloh berharap vaksinasi yang digelar merupakan sinergitas bidang kesehatan antara Muhammadiyah dengan AAL. “Dengan vaksinasi, ketahanan pelaksanaan pendidikan tentu saja juga meningkat,” tuturnya.

Para peserta vaksin juga diingatkan bahwa setelah suntikan yang diterima bukan berarti bebas. “Ini merupakan ikhtiar. Protokol kesehatan (Prokes) harus tetap dipatuhi. Jangan pernah mengabaikan aturan tersebut,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) Smamda Sidoarjo, Wigatiningsih mengatakan, peserta didik yang telah divaksin sebelum adanya serbuan vaksinasi dari AAL sebenarnya masih sekitar 25 persen. “Dengan bantuan vaksinasi dari AAL ini, prosentase murid yang telah divaksin menjadi 50 persen lebih,” terangnya.

Tentunya, hal ini bisa menambah kepercayaan sekolah untuk segera menggelar PTTM terbatas. Dia juga berharap kerjasama yang dijalin dengan AAL bukan hanya di bidang kesehatan saja, namun juga bidang lain. (nul)

Editor :