KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Percepatan vaksinasi Covid-19 di Tulungagung masih terus dilakukan. Sabtu (11/9/2021) kemarin, Satgas Covid-19 setempat bersama dengan Polri giliran menggelar vaksinasi masal di 3 lokasi, yaitu GOR Lembu Peteng, Masjid Almunawar dan Puskesmas Ngunut.
[irp]
Sekedar informasi terkait data capaian vaksinasi Covid-19 hingga pertengahan bulan Agustus di Tulungagung masih berada di bawah 50%. Dari total target 800 ribu jiwa baru tercapai sekitar 35%.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat mengatakan, vaksinasi masal seperti ini harus terus dilakukan untuk mempercepat capaian vaksinasi di wilayah setempat. Pasalnya terkait ketersediaan vaksin di Tulungagung juga masih mencukupi.
"Memang harus kita tempuh risikonya ketika vaksinasi masal, potensi kerumunan ada, tapi terus kita antisipasi," ucap Kasil saat di GOR Lembu Peteng.
Target vaksinasi masal yang sebagian besar diperuntukkan bagi pelajar berusia 12 sampai 18 tahun ini bisa mencapai 8.000 orang. Sasaran jumlah itu khusus vaksinasi tahap pertama.
"Ada 3 lokasi, paling banyak di GOR ini. Total kita targetkan dalam sehari ini bisa sampai 8.000 pelajar dan umum. Sebagian besar memang pelajar," ujarnya.
Percepatan capaian vaksinasi Covid-19 ini sangatlah penting. Tujuannya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok di Tulungagung.
"Harapannya Desember sudah sampai 70 persen dan terbentuk herd immunity," urainya.
Diakui bahwa antusias masyarakat Tulungagung sendiri cukup tinggi. Ketika dibuka pada pukul 09.00 WIB, formulir vaksinasi masal sudah habis diambil peserta yang menunggu sejak pagi sebelum loket formulir dibuka.
Rizal, salah satu peserta vaksinasi masal kali ini mengaku ingin mendapatkan vaksin Covid-19, seperti teman-teman sebayanya yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19. "Karena teman-teman saya juga sudah ikutan, saya juga mau ikut," ucapnya.
Pelajar kelas 8 SMP ini berharap tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah penyuntikkan vaksin Covid-19. "Tadi pagi sudah makan, semoga ndak ada apa-apa," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman