klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Terima Bantuan Probiotik, Pemkot Akan Salurkan ke Pasien Covid-19

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Probiotik yang disumbangkan
Probiotik yang disumbangkan

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya menerima bantuan dari 1.001 botol probiotik Pro EM-1 dari PT Agro Mitra Alimentari (PT AMA). bantuan tersebut diterima langsung Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, M Ikhsan, mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (8/9/2021).

[irp]

"Alhamdulillah kita kembali dapat bantuan dari masyarakat, hari ini dari beberapa pengusaha. Ada beras satu ton lebih, ada minuman herbal serta probiotik" kata Ikhsan panggilan lekatnya.

Ikhsan juga mengatakan, bahwa selama ini probiotik memang digunakan pemkot untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Oleh sebab itu, pihaknya bersyukur bantuan berupa probiotik kembali didonasikan oleh salah satu stakeholder melalui Surabaya Peduli.

"Probiotik kita pakai untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Tadi juga bantuan berupa minuman herbal segala macam," tambahny.

Ikhsan menyebut, khusus untuk probiotik, nantinya akan digunakan pemkot untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Baik yang sedang menjalani perawatan di rumah sehat, Hotel Asrama Haji (HAH) maupun rumah sakit.

"Selama ini baik pasien di HAH, puskesmas atau rumah sehat, selain vitamin itu juga kita beri produk-produk untuk yang kesehatan itu termasuk yang seperti probiotik ini," terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT Agro Mitra Alimentari (PT AMA), Apt. Ge Recta Geson menyampaikan, bahwa pihaknya mendonasikan 1001 botol Pro-Em1 dengan ukuran 473 mililiter. Bantuan probiotik senilai total Rp350 juta tersebut, ditujukan untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 di Surabaya.

"Harapannya ini bisa diberikan kepada pasien Covid-19 yang menjalani isoman. Seperti dirawat di isolasi terpadu maupun yang dirawat di rumah sakit. Satu botol harga ritelnya Rp350 ribu, kalau 1000 botol sekitar Rp350 juta," kata Ge Recta Geson.

Menurutnya, dalam penanganan pandemi, Pemkot Surabaya tidak bisa bekerja sendiri. Karenanya, dibutuhkan dukungan dari semua elemen termasuk seluruh stakeholder yang ada di Surabaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian butuh partisipasi dari masyarakat. Oleh karena itu, PT AMA tergerak untuk memberikan CSR dengan mendonasikan Pro EM-1 ini kepada Pemkot Surabaya seperti yang sudah kami lakukan juga ke Bangkalan, Kudus, dan Malang," pungkasnya. (bro)

Editor :