klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PT Telkom Targetkan Pendapatan Tahun Ini Tumbuh Hingga 5 Persen

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan pendapatan tahun ini bisa bertumbuh low sampai medium single digit atau mendekati 5%. Sementara sampai semester I-2021, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp 69,5 triliun.

[irp]

Direktur Keuangan Telkom Indonesia Heri Supriadi menjelaskan, bisnis Telkom saat ini berbeda dengan lima tahun lalu.

"Dulu kami sangat bergantung dengan Telkomsel, namun saat ini sudah mulai terdistribusi dengan baik," jelas Heri dalam acara Pubex Live pada Senin, (6/9).

Heri menyebutkan, sampai semester I-2021, bisnis non mobile sudah berkontribusi 40,3% terhadap total pendapatan perseroan. Kontribusi ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 38,6%. Bahkan kontribusi pendapatan ini meningkat signifikan dibandingkan semester I-2017 yang baru mencapai 29,8%.

Untuk menunjang kinerja, perseroan juga akan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 25�ri pendapatan. Sedangkan sampai semester I-2021, perseroan sudah merealisasikan belanja modal Rp 5,6 triliun yang digunakan untuk mendukung kapasitas jaringan dan investasi di bidang digital.

Lebih lanjut, perseroan melakukan transformasi menjadi digital telco untuk mendukung kinerja. Transformasi ini fokus pada tiga domain utama perusahaan yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services.

Heri mengungkapkan, sepanjang paruh pertama 2021, Telkom telah mengembangkan kapasitas dan meningkatkan kualitas layanan di ranah digital connectivity. Telkom menambah jaringan komunikasi berbasis fiber optic hingga 1.898 km sehingga sampai akhir Juni 2021, Telkom memiliki panjang jaringan fiber backbone 169.833 km atau setara 4 kali keliling bumi.

Pada bisnis fixed broadband, Telkom melalui IndiHome kini melayani lebih dari 8,3 juta pelanggan dari 496 kota dan kabupaten di Indonesia. Jumlah pelanggan IndiHome per semester I-2021 bertumbuh 11,4% secara tahunan dan diikuti dengan meningkatnya nilai rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) dari Rp 266 ribu per kuartal pertama 2021 menjadi Rp 270 ribu pada kuartal kedua tahun ini.

Pelayanan optimal juga diberikan Telkom pada segmen konektivitas mobile melalui Telkomsel. Per semester I-2021, jumlah pelanggan Telkomsel telah mencapai 169,2 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117,7 juta pelanggan tercatat sebagai pengguna layanan mobile data aktif. Keaktifan pengguna Telkomsel mengakses internet terlihat dari tumbuhnya angka lalu lintas data segmen mobile sebesar 54,5% secara tahunan menjadi 6.573.499 terabyte.

Telkomsel terus melakukan penambahan jumlah Base Transceiver Station (BTS) di berbagai daerah. Saat ini, terdapat 237.300 BTS yang dimiliki Telkomsel, yang mayoritas di antaranya berbasis 3G/4G. Jumlah TS berbasis 3G/4G tersebut mencapai 187.048 unit, dan akan terus bertambah seiring makin meningkatnya kebutuhan masyarakat atas akses internet mobile.

Pada domain digital services, kehadiran Telkom bisa dirasakan melalui berbagai layanan dan produk digital yang ditujukan untuk ekosistem dan masyarakat. Telkom menyediakan layanan untuk digitalisasi berbagai ekosistem seperti UMKM, pendidikan, kesehatan, agrikultur, logistik, dan pariwisata. Sementara untuk kebutuhan masyarakat, Telkom menghadirkan layanan fintech, video streaming, dan gaming.

“Proses transformasi akan terus berlanjut hingga terciptanya kedaulatan digital Indonesia, yang bisa terwujud apabila sudah meratanya lingkungan digital, terwujudnya masyarakat digital, dan berkembangnya ekonomi digital. Telkom selalu berupaya mendukung perwujudan kedaulatan digital Indonesia melalui fokus kerja pada ranah digital connectivity, digital platform, dan digital services. Pemenuhan kebutuhan digital ini harus dilakukan demi mewujudkan visi Indonesia Maju 2045,” kata Heri.

Pengembangan bisnis digital Telkom dapat berjalan lancar berkat penerapan tiga strategi utama yakni build, borrow, dan buy. Melalui strategi build, Telkom membangun kapabilitas infrastruktur digital serta

peningkatan kompetensi talenta digital di internal perusahaan, sehingga bisa memberi pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Editor :