KLIKJATIM.Com | Gresik — Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Kabupaten Gresik jemput bola membagikan ribuan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan di masa pandemi Covid-19. Secara simbolis alat kontrasepsi berupa kondom, pil, dan obat itu dibagikan di Warung Kopi Sampah Kampung Kreasi Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Senin (6/9/2021).
[irp]
Rencananya, ribuan alat kontrasepsi ini akan dibagikan ke 55 faskes di Kabupaten Gresik. Tampak hadir juga Wabup Gresik, Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Kepala Dinas KB & PPA drg. Saifudin Ghozali, Kasdim 0817 Mayor Inf Sugeng Riyadi, Kepala Puskesma Industri dr Widyaningsi Qosim beserta para Muspika Kecamatan Gresik.
Wabup Gresik, Aminatun Habibah mengatakan bahwa kegiatan penundaan kehamilan dimulai dari sini. Mengingat banyak ibu hamil (Bumil) yang meninggal di Kabupaten Gresik. “Kita menunda dulu, supaya bisa meminimalisir angka kematian bumil, ada sekitar 40 bumil yang meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Gresik, paling banyak di bulan Juli-Agustus lalu,” ungkap Bu Min, sapaan Wabup Gresik saat didampingi Kadis KBPPA, drg Saifudin Ghozali.
Menurutnya, angka kelahiran pada masa pandemi ini juga mengalami kenaikan. Dan lebih mirisnya telah menyebabkan ibu meninggal di masa Covid-19. "Kegiatan ini lebih merencanakan kehamilan secara bijaksana. Dengan target kita akan angka kelahiran bisa turun,” ujarnya.
Setelah alat kontrasepsi ini dibagikan kepada 55 fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Gresik, masyarakat pun bisa menggunakan secara gratis di faskes terdekat.
Ketua Tim Penggerak PKK, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani mengatakan kegiatan ini salah satu gerakan jemput bola di masa pandemi Covid-19. Dengan meningkatnya angka kehamilan di Kabupaten Gresik pada masa pandemi, tentu hal ini merupakan upaya yang paling baik. “Sebagai upaya preventif agar angka ibu hamil tidak memiliki risiko kematian. Ini salah satu wujud pemerintah untuk pencegahan kematian bumil,” jelasnya.
Bagaimana peran TP PKK? Putri K.H Agoes Ali Mashuri ini menjelaskan, pihaknya akan mensuskseskan kegiatan tersebut dengan terus mensosialisasikan kepada masyarakat. “Kita akan kolaborasi dengan para tokoh masyarakat dan organisasi perempuan, fatayat, muslimat dan lainnya,” tutupnya. (nul)
Editor : Redaksi