klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Disuntik Vaksin, Napi Perempuan di Lapas Kelas II A Sidoarjo Menangis Histeris

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kalapas Kelas II A Sidoarjo, Teguh Pamuji meninjau pelaksanaan vaksinasi. (Satria Nugraha/klikjatim.com)
Kalapas Kelas II A Sidoarjo, Teguh Pamuji meninjau pelaksanaan vaksinasi. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada narapidana (napi) perempuan di Lapas Kelas II A Sidoarjo mulai dilakukan. Bahkan tampak beberapa napi menangis histeris saat disuntik, Jumat (27/8/2021). Meski demikian, tapi mereka mengaku lega karena sudah menjalani vaksinasi.

[irp]

Salah satu napi perempuan tersebut adalah Putri (21). Warga Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo Kota itu mengaku ketakutan. Sampai-sampai harus menutup mata dengan tangan yang disertai tangisan.

Teman sesama napi perempuan yang lain pun akhirnya ikut menenangkan dengan cara memeluk. Tangis Putri belum juga reda meski proses penyuntikan vaksin sudah selesai.

“Saya memang takut jarum suntik sejak kecil. Namun saya bersyukur, meskipun tadi saya takut namun telah menjalani vaksinasi. Semoga sehat terus dan terhindar dari virus,” ucapnya, Jumat (27/8/2021).

Demikian juga dengan Irma (31). Napi kasus narkoba ini pun menangis. Kedua kakinya digerak-gerakkan seperti anak kecil saat merengek. Warga Sepanjang tersebut juga menutup matanya saat jarum suntik masuk ke lengannya. “Sebenarnya saya tidak takut. Tapi kaget saat proses suntikan. Sudah lama saya tidak disuntik. Namun alhamdulillah saya sudah disuntik vaksin. Semoga saya dan teman yang lain terhindar dari wabah ini,” harapnya.

Sementara itu Kalapas Kelas II A Sidoarjo, Teguh Pamuji mengatakan bahwa vaksinasi hari ini merupakan gelombang kedua. Vaksinasi sebelumnya digelar pada Rabu (25/8/2021) lalu. “Kami mendapat kuota vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo sebanyak 550 dosis. Pada Rabu kemarin sebanyak 50 dosis vaksin telah disuntikkan kepada napi dan petugas Lapas. Hari ini diikuti 50 warga binaan. Vaksinator yang bertugas merupakan tenaga kesehatan kita sendiri,” tuturnya.

Saat ini, Lapas Kelas II A Sidoarjo dihuni 1.150 narapidana. Sehingga terdapat kekurangan vaksin sekitar 600 dosis. "Kami berharap ada tambahan lagi kuota vaksin. Sehingga herd immunity di lingkungan lapas bisa terwujud,” imbuh Teguh. (nul)

Editor :