KLIKJATIM.Com | Gresik - Partai Gerindra dan Demokrat resmi berkoalisi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Gresik tahun 2020. Deklarasi 'Koalisi Maju' yang berlangsung di sebuah rumah makan ini sepakat mengusung Ketua DPC Partai Gerindra Gresik, Asluchul Alif untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Gresik, Sabtu (11/1/2020).
Sedangkan posisi calon wakil yang bakal mendampingi Alif---sapaan Asluchul Alif---masih dalam proses. Nanti akan dibahas internal bersama partai koalisi.
[irp]
"Saya siap maju dan kita namakan deklarasi ini dengan koalisi maju untuk umat, serta kemaslahatan masyarakat Gresik pantang mundur," kata Alif.
Pihaknya bersama koalisi ini juga berkomitmen tidak korupsi. Jika sampai melanggar siap untuk potong leher.
"Siapa yang melakukan korupsi akan kita potong lehernya. Saya berani dipotong oleh wakil (Wakil Bupati, red) dan wakil berani dipotong oleh saya," tandas politisi dengan latar belakang dokter ini.
Dengan koalisi ini, maka syarat minimal 20 persen kursi parlemen untuk bisa mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati sudah terpenuhi. Kendati demikian, tapi peluang untuk menambah koalisi akan tetap terbuka lebar.
[irp]
"Kita terbuka untuk berkoalisi lebih banyak dan nanti akan membangun program unggulan bersamaz" tambah Wakil Ketua DPRD Gresik itu.
Ketua DPC Partai Demokrat, Edy Santoso menegaskan, untuk posisi calon wakil bupati akan dirembuk bersama. "Dan Partai Demokrat sudah memantapkan untuk posisi wakil bupati kepada saya pribadi," lanjutnya.
Dapat diketahui, sesuai hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 kemarin Partai Gerindra telah mendapatkan 8 kursi. Sedangkan Partai Demokrat 4 kursi.
Secara terpisah, tiga Partai Politik (Parpol) lainnya juga menggelar deklarasi koalisi. Ketiganya adalah Partai Golkar yang memiliki 8 kursi parlemen, Partai Nasdem 5 kursi dan PPP 3 kursi. (iz/nul)
Editor : Redaksi