KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Sedikitnya 77 sekolah di Kota Mojokerto akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akhir Agustus mendatang. Untuk pelaksanaan PTM ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto meminta masing-masing sekolah yang menggelar untuk memenuhi sejumlah persyaratan.
[irp]
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menyebutkan, ada 77 sekolah SD dan SMP di Kota Mojokerto yang akan menggelar PTM, pada 30 Agustus mendatang. Pelaksanaan PTM dilakukan bergiliran dengan kapasitas ruang kelas maksimal 50 %.
Sedangkan untuk TK dan Paud akan menyusul PTM tiga minggu pasca PTM berjalan. “47 SD Negeri – 11 SD Swasta – 9 SMP Negeri & 10 SMP Swasta,” sebut Kadispendikbud Mojokerto.
Ditambahkan, dalam pelaksan PTM juga diatur proses belajar mengajar secara bergiliran dengan mambagi dua rombel, masing-masing sesi hanya diberikan waktu 2 jam 15 menit.
Dan yang paling penting sekolah sudah diinstruksikan untuk mempersiapkan beberapa persyaratan. Di antaranya sarana prasarana seperti kebersihan toilet, tempat cuci tangan, hand sanitizer, disinfektan. Kemudian memiliki alat pengukur suhu, hingga pelayanan kesehatan. Dan yang terakhir pengumpulan surat izin orang tua murid.
“Tetap sama seperti PTM sebelumnya, siswa wajib menyertakan surat izin sebelum masuk sekolah,” ungkap Amin Wachid.
Dikatakan, penerapkan PTM terbatas untuk jenjang SD sampai SMP pada tanggal 30 Agustus mendatang ini, menyusul penurunan level status PPKM Kota Mojokerto dari level 4 menjadi level 3. Sejauh ini, pihaknya sudah memberi surat pemberitahuan ke seluruh sekolah SD dan SMP se Kota Mojokerto terkait rencana PTM. (ris)
Editor : Tsabit Mantovani