KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Ratusan santri di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Kauman mulai mengikuti vaksinasi Covid-19, yang dimulai sejak Selasa (24/8/2021) kemarin. Adapun para santri ini menjadi sasaran yang pertama di Tulungagung.
[irp]
Kini, pihaknya juga terus mendata terhadap jumlah santri-santri di Tulungagung untuk dilakukan vaksinasi. "Sudah mulai kita lakukan sejak Selasa kemarin, ini terus berlanjut sesuai dengan ketersediaan vaksin yang kita terima," ujar Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Didik Eka pada Rabu (25/8/2021)
Dalam vaksinasi pertama ini pihaknya menyasar lebih kurang 600 santri di Ponpes tersebut. Itu sudah termasuk pengurus pondok yang belum mendapatkan vaksin.
Menurutnya, santri yang bisa mendapatkan vaksin adalah mereka yang berusia di atas 12 tahun. Lalu, dalam kondisi sehat dan mendapatkan izin atau persetujuan dari orang tua. "Karena mereka interaksinya kan tinggi dan aktif mengikuti agenda kegiatan pondok, makanya mereka ini harus segera dilindungi juga," jelasnya.
Kendati mereka sudah mendapatkan vaksin, tapi pihaknya tetap mengingatkan kepada pengurus dan santri selama di dalam pondok agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat di masa pandemi ini.
"Tentu dong, prokes jangan sampai berhenti. Harus tetap diterapkan," ucapnya.
Sementara itu Kepala Staff Kodim 0807 Tulungagung, Mayor Inf Wahono yang menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam vaksinasi santri ini mengatakan, pihaknya selama 2 hari ke depan mentarget bisa melakukan vaksinasi kepada 4.374 santri dan warga pondok di Tulungagung.
"Nanti ada juga di beberapa pondok lain dalam waktu dua hari ini, sasarannya seperti yang disampaikan tadi, yakni pondok di Kedungwaru dan Ngunut," terangnya.
Wahono mengungkapkan, vaksinasi ini dilakukan untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 dan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di masyarakat. (nul)
Editor : Iman