KLIKJATIM.Com | Jember — Jajaran manajemen perusahan startup Fish On bertemu dengan Bupati Jember, Hendy Siswanto di Pendopo Wahyawibawagraha Senin (16/8/2021). Kedatangannya untuk menawarkan kemudahan bagi nelayan melalui aplikasi buatan mereka.
[irp]
Harapannya melalui aplikasi tersebut, setiap nelayan yang tergabung dapat dengan mudah mengetahui posisi ikan. Sehingga penangkapan lebih maksimal, juga disediakan fasilitas penjualan ikan langsung dari aplikasi, serta fasilitas penyimpanan ikan untuk memastikan ikan tetap segar dalam waktu yang lama.
Audiensi tersebut juga dihadiri secara daring oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenkomarves RI, Drs. Dedy Miharja, M. Si beserta jajarannya.
Bupati Hendy mengakui terkait sejumlah rencananya dalam pemanfaatan daerah pesisir. Salah satunya rencana inventarisasi pesisir.
Inventarisasi tanah pesisir merupakan program pengambil alihan hak pengelolaan tanah pesisir di sepanjang garis pantai di Kabupaten Jember.
Kini, Bupati sudah membentuk tim inventarisasi tanah pesisir terdiri dari Asisten Pemkab Jember, jajaran BPN Jember, Dandim, Kajari, Kapolres, Kabag Hukum, Kabag Tapem, Kadin. Kelautan dan Perikanan serta para Camat di daerah pesisir.
“Pemkab Jember akan inventarisasi seluruh wilayah pesisir untuk diambil hak kelolanya, 100 meter dari bibir pantai itu milik Pemerintah Daerah. Untuk apa, untuk kami kelola menjadi wisata bahari, pabrik, dan lainnya atas nama Pemkab Jember, bukan perseorangan,” jelas Bupati Hendy dalam forum audiensi tersebut.
Dengan pengelolaan oleh pihak Pemkab Jember, maka Bupati Hendy dapat memaksimalkan potensi tersebut sebagai pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember. Kemudian PAD tersebut bisa disalurkan kembali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
“Sektor kelautan potensinya luar biasa, ini akan memaksimalkan PAD kita dan kami kembalikan kepada warga Jember. Caranya bagaimana, ya Pemkab Jember harus menguasai dulu kawasan tersebut untuk kemudian dikelola,” sambungnya.
Apabila Pemkab Jember sudah menguasai seluruh wilayah pesisir, maka akan memudahkan untuk mengembangkan potensi kelautan, membangun dermaga, membuat sentra budidaya ikan, wisata bahari untuk kemakmuran masyarakat Jember.
“Setelah kami inventarisasi, baru kami kelola sendiri dan juga kerjasamakan dengan pihak ketiga. Hasil laut akan kami produksi menjadi barang jadi, hasil laut juga akan kami bawa ke kota agar masyarakat kota Jember juga bisa menikmati ikan segar, semuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember,” ungkapnya. (nul)
Editor : Abdus Syukur