KLIKJATIM.Com l Bojonegoro - Setelah gagal di Pemkab Bojonegoro, puluhan pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Bojonegoro berunjuk rasa di Gedung DPRD Bojonegoro pada Rabu (8/1/2020). Mereka menuntut agar tetap bisa berjualan di Alun-alun Bojonegoro dan memohon dukungan para anggota legislatif.
Sejak pagi, sekitar 60 PKL menyampaikan aspirasi mereka di depan Gedung DPRD Bojonegoro. Tak lama kemudian, datang seorang pegawai yang mempersilahkan mereka masuk untuk meditasi di dalam gedung. Mereka ditemui langsung Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Solikin.
[irp]
Imam Sholikin mengatakan, Bupati Bojonegoro punya harapan untuk menata semua yang ada di Bojonegoro untuk lebih baik. Sehingga perlu ada penataan ulang PKL. Hal ini diniatkan untuk perkembangan ekonomi dan kesejahteraan para PKL sendiri.
“Untuk pembangunan Bojonegoro kita harapkan saling membantu. Pemkab bisa menata kawasan dan PKL tetap bisa berjualan dengan tenang. Intinya harus saling mendukung untuk Bojonegoro lebih baik,” jelas politisi PKB tersebut.
Imam Solikin menambahkan, jam 4 sore para PKL semestinya sudah harus pindah. Namun, pihaknya akan segera komunikasi dengan Bupati Bojonegoro agar ditunda sebulan. "Kami berharap tempat relokasi dipersiapkan terlebih dahulu. Agar nanti pas waktunya pindah, semua sudah siap. Kami akan komunikasi dengan Bupati dulu," sambungnya.
Sementara itu, Koordinator PKL Alun-alun, Sumarjo menyampaikan, terkait relokasi PKL yang berada di seputar Alun-alun tidak manusiawi. Sebab, selama mereka berjualan tidak pernah ada masalah. Mereka bisa berjualan dengan aman dan tentram. Namun, setelah ada kebijakan baru dan beredarnya Surat Peringatan terhadap PKL, mereka mulai resah.
[irp]
"Di sini temen-temen menagih janji Bupati Bojonegoro yang tidak akan menggusur PKL Alun-alun. Tapi, kini malah diminta pindah ke beberapa ruas jalan. Termasuk di Jalan KH Hasyim Asy'ari barat Satlantas. Kita minta dukungan DPRD Bojonegoro," tandasnya.
Dalam Ruang Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro, dihadiri oleh Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU Cipta Karya, Dinas PU Binamarga, Tim Relokasi, Satpol PP dan perwakilan PKL. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…