KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76, para dokter, perawat, staf dan pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo menggelar upacara di halaman rumah sakit setempat, Selasa (17/8/2021) pagi. Tampak para peserta mengenakan pakaian adat nasional.
[irp]
“Kalau tahun lalu kita memakai baju hazmat, kali ini kita mengenakan pakaian adat dari seluruh provinsi. Sama seperti tahun lalu, upacara digelar di masa pandemi. Namun kita mengikuti protokol kesehatan dengan ketat,” terang Direktur RSI Siti Hajar, dr. Hidayatullah saat bertindak sebagai inspektur upacara.
Hidayatullah mengapresiasi seluruh karyawan rumah sakit yang dipimpinnya. Karena di masa pandemi menjadi garda terdepan di sektor kesehatan juga penjaga keseimbangan di sektor ekonomi.
Dalam pelaksanaan upacara yang diikuti sekitar 90 orang tersebut dipastikan tidak sampai mengganggu pelayanan. “Jumlah karyawan kita sekitar 700 orang yang terbagi dalam tiga shift. Nah, yang ikut upacara ini mereka yang tidak sedang bertugas. Sehingga pelayanan tetap berjalan normal,” ucapnya.
Di sela-sela upacara, Hidayatullah memberikan bantuan kepada keluarga karyawan yang meninggal, khususnya pada masa pandemi. “Seperti tahun lalu, kita bantu biaya sekolah. Tadi kita juga menyerahkan bantuan kembali kepada keluarga almarhum,” lanjutnya.
Selama masa pandemi, tenaga kesehatan RSI Siti Hajar Sidoarjo yang meninggal berjumlah 8 orang. Mereka terdiri dari dokter dan perawat. “Beberapa waktu lalu, ada sekitar 100 nakes kita yang terpapar, baik confirm maupun probable. Tapi rata-rata tidak bergejala maupun bergejala ringan. Dari jumlah tersebut sebanyak 15 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya isolasi mandiri,” ucapnya.
Tentang kondisi pasien Covid-19 di RSI Siti Hajar, Hidayatullah mengatakan sudah tidak ada lagi pasien covid yang stagnan di UGD. “Pada Bulan Juni sampai Juli 2021, di atas 50 pasien covid yang masuk perharinya hingga kita menyediakan IGD tambahan. Tetapi pada bulan Agustus ini di bawah 10 orang. Sekarang ini kami merawat 70 penderita covid. Kita mempunyai 154 bed isolasi penderita covid-19. Semoga saja pasien covid terus menurun,” harapnya.
Dia melanjutkan, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. “Semoga warga yang terpapar segera pulih dan berkumpul kembali dengan keluarga. Semoga pandemi ini segera berakhir agar masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala,” imbuhnya. (nul)
Editor : Satria Nugraha