klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemkab Gresik Ajukan Anggaran 252 Miliar di Perubahan APBD, Untuk Apa?

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani mengusulkan tambahan anggaran 252,2 miliar rupiah pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

[irp]

Uniknya, tambahan anggaran sebesar itu didanai dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBD tahun lalu.

Hal ini dituturkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Gresik Hermanto T Sianturi. Menurut Hermanto, sesuai timeline pembahasan anggaran, perubahan APBD akan dilakukan bulan ini.

"Nominalnya cukup banyak, untuk menyerap 100 persen anggaran itu tidak mudah. Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan tutup tahun nanti kembali terjadi Silpa yang cukup besar. Misalnya pendapatan, program yang berjalan hingga sisa dana proyek," papar Hermanto.

Meski Kabupaten Gresik sempat melakukan refokusing APBD sebesar Rp 82 miliar untuk penanganan pandemi, lanjut Hermanto, perjalanan tahun anggaran saat ini cukup kondusif. Terbukti, ekonomi di Gresik tumbuh 0,44 persen hingga Juli kemarin.

Sementara Proyeksi APBD tahun depan dikatakan Hermanto  hampir sama dengan tahun ini, ada kenaikan namun sedikit.

"Yang perlu kita perhatikan adalah porsi APBD di tahun depan. Sebab sejumlah sektor penyumbang pajak sempat terganggu oleh PPKM Darurat. Padahal, pendapatan asli daerah (PAD) akan berdampak pada besaran APBD di tahun berikutnya," ungkapnya.

Adapun komposisi APBD tahun depan diperkirakan tidak mengalami banyak perubahan. Sumbangan dana transfer terhadap postur APBD masuh cukup banyak.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, porsi APBD Gresik 60 persen diantaranya berasal dari dana transfer. Baik Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Memang (komposisi) terbesar APBD Gresik disumbang dari pusat. APBD murni hanya kecil. Karena itu tahun depan tidak terlalu berbeda,” tandasnya.

Sementara itu, dari data ya g dihimpun Klikjatim.com, sejumlah Dinas akan mendapatkan tambahan anggaran yang cukup besar. Seperti Dinas Pendidikan yang diusulkan mendapat tambahan anggaran 38,7 miliar, kemudian Dinas Kesehatan akan ditambahi anggaran 20 miliar, sementara RSUD Ibnu Sina direncanakan mendapat suntikan anggaran 53,4 miliar.

Namun usulan penambahan anggaran tersebut masih akan dibahas bersama Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD kabupaten Gresik. (bro)

Editor :