klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Karyawati Salon Kecantikan di Kediri Tewas Bersimbah Darah, Suaminya Ditangkap Polisi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Tersangka pembunuhan digiring anggota Resmob Polres Kediri
Tersangka pembunuhan digiring anggota Resmob Polres Kediri

KLIKJATIM.Com I Kediri - Resmob Satreskrim Polres Kediri suami Eka Rini (29), warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan/Kota Kediri, Senin (9/8). AH (30) warga Dusun Krajan Kidul, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri diduga membunuh istrinya sendiri, Eka Rini yang merupakan karyawati salon kecantikan.

[irp]

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika, menjelaskan, pelaku ditangkap Unit Resmob ketika di sekitar RSUD Simpang Lima Gumul (SLG). “Saat kami lakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Untuk motifnya masih kami dalami,” ungkapnya, Selasa (10/8).

Korban Eka Rini (29) yang seorang karyawati salon kecantikan itu ditemukan meninggal dunia di Dusun Krajan Kidul, Desa Wonojoyo, Senin (9/8). Hasil pemeriksaan, Unit Reskrim Polsek Gurah dan Tim Inafis Polres Kediri menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, diduga korban pembunuhan.

AKP Rizkika Atmadha Putra membenarkan jika kasus tersebut merupakan dugaan pembunuhan. “Informasinya benar bahwa hasil pemeriksaan petugas menemukan luka sayatan pada tubuh korban,” terang dia.

Rizkika mengungkapkan, kejadiannya berawal sekitar pukul 23.30 WIB petugas Unit Reskrim Polsek Gurah mendapatkan laporan jika korban meninggal dunia karena bunuh diri karena ditemukan dengan luka sayatan di pergelangan tangannya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Gurah bersama Tim Inafis Polres Kediri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, ditemukan lumuran darah ditimbun pasir dan benda tajam seperti pisau dapur, cangkul, dan gergaji besi yang masih ada bercak darahnya.

“Saat petugas dating, korban sudah di rusunawa Kelurahan Dandangan Kecamatan/Kota Kediri. Akhirnya petugas mendatangi lokasi tersebut untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas dia.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa luka sayatan akibat benda tajam di kedua pergelangan tangan, dada, luka memar di leher dan dada. Luka terbuka cukup dalam pada bagian pangkal paha kaki kanan. Akhirnya anggota membawa korban ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan otopsi.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, proses pelaporan dan mencari bukti yang kuat,” pungkasnya. (*)

Editor :