klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bukan Program Vaksin Gotong Royong, Pabrik Mie Sedap Dapat Jatah Vaksin dari Pemprov

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di pabrik mie.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di pabrik mie.

KLIKJATIM.Com | Gresik — Ribuan karyawan PT Karunia Alam Segar (PT KAS) produsen mie sedap menjalani vaksinasi. Namun vaksinasi kali ini bukan program vaksin gotong royong yang seharusnya dibiayai perusahaan.

[irp]

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus mengalokasikan vaksin kepada sekitar 15.000 karyawan PT KAS Lantara dianggap industri padat karya yang strategis.

"Kita beri perhatian sektor-sektor strategis kita dengan percepatan vaksinasi agar recovery ekonomi bisa segera," kata Khofifah saat meninjau vaksinasi di pabrik PT KAS yang berada di Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Gresik, Sabtu (31/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengungkapkan, vaksinasi terhadap masyarakat disabilitas akan segera dimulai dengan suntikan vaksin sinopharm. Sementara vaksin ketiga akan diberikan kepada tenaga kesehatan dengan booster vaksin moderna.

"Saya Pak Bupati untuk menyiapkan hal ini agar pencapaian target vaksinasi segera tercapai dan herd immunity segera terwujud," tandas Khofifah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gresik Ninik Asrukin mengungkapkan bila vaksin yang disediakan untuk karyawan pabrik mie sedap sebanyak 6.000 dosis vaksin AstraZeneca. Sementara 1.500 dosis dialokasikan untuk pengurus serikat buruh di Kabupaten Gresik, sehingga total ada 7.500 dosis vaksin yang digelontorkan Pemprov.

"Hari ini untuk karyawan PT KAS sebanya 6.000 dosis, dari Pemprov langsung, bukan gotong royong. Ini bertujuan untuk mempercepat vaksinasi di sektor-sektor strategis seperti PT KAS ini, karena termasuk industri padat karya," ungkap Ninik.

Sementara itu BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK mendukung program vaksinasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi pekerja dan masyarakat. Vaksinasi ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembentukan herd immunity sebagai salah satu upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Seperti yang diketahui bahwa sebelumnya pemerintah telah menargetkan 70 persen dari seluruh penduduk Indonesia harus mendapatkan vaksin untuk mewujudkan herd immunity.

“Karena itu saya menghimbau kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis agar herd immunity dapat segera terbentuk sehingga perekonomian nasional dapat segera bangkit,” ungkap Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur Deny Yusyulian yang hadir dalam vaksinasi karyawan PT KAS. (bro)

Editor :