klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bank Jatim Serahkan Bantuan Antigen ke Pemkot Surabaya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai penyerahan bantuan ke Pemkot Surabaya
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai penyerahan bantuan ke Pemkot Surabaya

KLIKJATIM.Com | SurabayaPT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) memberikan bantuan 5.000 alat tes cepat antigen dan dua unit hepa filter untuk percepatan penanganan COVID-19 di Kota Surabaya.

[irp]

"Jadi, Bank Jatim hadir untuk merasakan dan meringankan beban masyarakat Jatim, khususnya warga Surabaya di situasi pandemi ini," kata Direktur Utama PT Bank Jatim Tbk, Busrul Iman, saat menyerahkan bantuan di Balai Kota Surabaya, Jumat (30/07/2021).

Dijelaskannya bahwa bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk kewajiban Bank Jatim untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga Surabaya dalam situasi pandemi COVID-19.

Menurut dia, Bank Jatim merupakan perusahaan perbankan milik masyarakat Jawa Timur. Oleh sebab itu, pihaknya harus berkontribusi kepada masyarakat Jatim, termasuk kepada Pemkot Surabaya. "Dengan semangat gotong royong, ayo kita bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini sehingga dapat segera terselesaikan," imbaunya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan PT Bank Jatim, Tbk. Dikatakannya gotong royong, bahu-membahu dan kebersamaan merupakan ciri khas dari Kota Surabaya dalam menghadapi berbagai masalah.

Hal ini terbukti seluruh pemangku kepentingan di Kota Surabaya dan seluruh lapisan masyarakat ikut berjuang untuk menangani pandemi COVID-19 di Kota Surabaya. "Seperti ini adalah merupakan ciri khas Kota Surabaya dalan menangani sebuah masalah. Hal ini sudah dicontohkan sejak dulu saat peperangan. Hari ini pun kita bersama-sama menangani pandemi COVID-19," tutur Eri.

Dijelaskannya bahwa bantuan itu bermanfaat bagi Pemkot Surabaya untuk mempercepat proses pengetesan dan pelacakan kasus di masyarakat sehingga pemkot dapat mengambil kebijakan yang cepat dan tepat untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Kami akan salurkan bantuan itu ke nakes (tenaga kesehatan), sedangkan yang hepa filter disalurkan ke rumah sakit. Kami fokuskan ke sana. Karena ini untuk pelayanan masyarakat dan percepatan-percepatan yang harus dilakukan," pungkasnya. (ris)

Editor :