KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Beberapa hari terakhir jagad media sosial (medsos) Ponorogo ramai membicarakan soal Bupati Sugiri Sancoko menghadiri acara pernikahan yang tampak ada kerumunan. Padahal, bumi reog--sebutan untuk Kabupaten Ponorogo--sesuai peraturan yang berlaku masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Dan aturannya, tidak boleh ada hajatan pernikahan.
[irp]
Foto orang nomor satu di lingkungan Pemkab Ponorogo itu pun menjadi viral setelah diunggah ke medsos. Salah satunya diupload oleh akun instagram @infoponorogo.
Dalam foto pertama adalah screenshot akun facebook kantor Kecamatan Bungkal yang juga mengupload kehadiran Sugiri. Akun itu menyebutkan, bahwa Bupati Ponorogo, Bapak H. Sugiri Sancoko menjadi saksi akad nikah Mas Agus Pranoto (Bedikulon) dan Mbak Tya Ayu Putriani (Bekare) di Rumah Bapak Bambang Dwi Iswanto.
Yang kedua, ada 3 foto dijadikan satu. 2 foto bergambar Sugiri Sancoko dan satu foto bergambar acara temu manten dan kerumunan.
Akun @infoponorogo memberi caption, "Ngapunten tanglet tok nggeh, mimin pengen ngertos mawon nopo angsal ndamel acara nikahan sampunan nggeh. Soal e dekwingi dereng angsal, kok wonten acara? Pripun nggeh asline niku? (Mohon maaf tanya saja, admin ingin tahu saja apakah sudah boleh mengadakan acara nikahan. Soalnya kemarin belum boleh. Kok ada acara ini? Sebenarnya seperti apa aslinya)".
Update-an itu disukai 8.341 netizen dan 1.338 komentar.
Seperti akun @n.koesaenan, "Arep komen tapi wedi lek ngopiku ora nyaman malian (mau berkomentar tapi takut nanti acara ngopi saya tidak nyaman)".
"Keterangan e dadi saksi kui min ora resepsi, saiki usum e akad nikah ae yo dandan min. Btw mimin sek jomblo opo wes enek gandengan? (Keterangannya jadi saksi itu min bukan resepsi. Sekarang musimnya akad nikah juga bermakeup. Ngomong-ngomong adminnya masih jomblo apa sudah punya gandengan)," tulis akun @mas_ekadwi.
Sementara, Bupati Sugiri mengakui, dirinya memang hadir dalam acara itu. Dia pun menjelaskan bahwa yang menikah adalah keponakannya.
"Yang nikah keponakan saya. Kalau tidak hadir juga tidak enak. Mohon ditanggapi dengan nurani saja," ujarnya saat dikonfirmasi. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad