KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pelaksanaan vaksinasi di Jatim per 24 Juli 2021 mulai dari dosis pertama maupun dosis kedua menjadi yang tertinggi di antara provinsi lain di Pulau Jawa dan Bali. Berdasarkan data dari Dashboard Kemenkes/KCPN, jumlah orang yang divaksin dosis pertama di Jatim sebanyak 7.289.277 orang. Sedangkan pada dosis kedua ada 2.804.977 orang.
[irp]
"Alhamdulillah, kerja keras semua pihak vaksinasi di Jatim sejak tanggal 14 Januari sampai 24 Juli 2021 tercatat tertinggi penggunaan vaksin baik dosis satu maupun dosis dua di antara provinsi Jawa-Bali," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa lewat akun instagramnya @khofifah.ip, Minggu (25/7/2021).
Oleh karena itu, dia mengajak agar masyarakat Jatim segera melakukan vaksin di gerai vaksinasi terdekat yang telah disediakan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan herd immunity alias kekebalan kelompok minimal 70 persen yang lebih cepat.
"Monggo segera vaksin di tempat terdekat, kita wujudkan kekebalan kelompok di Jatim lebih cepat. Salam sehat jaga protokol kesehatan," kata Khofifah.
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, dr Makhyan Jibril mengungkapkan, selama penerapan PPKM Darurat, setidaknya ada sebanyak 2.306.366 warga Jatim yang sudah tervaksin. "Selama PPKM Darurat, periode 3 hingga 23 Juli 2021 Jawa Timur telah memvaksin 2.306.36 penduduk," sebut Jibril saat dikonfirmasi klikjatim.com.
Dia juga menjelaskan bahwa pada tanggal 23 Juli 2021, Kota Probolinggo menjadi daerah dengan prosentase ketercapaian target 300 ribu vaksinasi harian tertinggi di Jatim.
"Prosentase ketercapaian target 300 ribu vaksinasi harian Kota Probolinggo tertinggi di Jatim, yakni sebanyak 140.16 persen. Namun ini bisa berubah sewaktu-waktu," tandasnya. (nul)
Editor : Redaksi