KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Harakiri atau membunuh dirinya sendiri dengan menusukkan pisau ke jantung karena harga diri dikenal di Jepang. Namun aksi serupa dilakukan oleh Amin (61) warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
[irp]
Bedanya jika di Jepang menusuk tubuh dengan pisau karena malu, maka yang dilakukan tukang tambal ban dsi Mojokerto itu karena stres mengalami sakit menahun. Korban mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya menggunakan kater silet di lehernya.
Beruntung, aksi nekatnya diketahui oleh sang istri yang langsung meminta tolong tetangga dan langsung membawa korban ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan. Aksi nekat korban terjadi pada Senin (19/07/2021) sekitar pukul 05.45 pagi di rumahnya.
“Keterangan dari keluarga, korban ini diduga mengalami depresi karena penyakit diabetes kering yang tak kunjung sembuh,” kata Kapolsek Gedeg AKP Edy Purwo usai mengecek kondisi korban di RSUD Basoeni, Kecamatan Gedeg, Mojokerto Selasa (19/07/2021).