KLIKJATIM.Com | Lamongan — Pemerintah Kabupaten Lamongan, Kodim 0812, bersama Polres Lamongan (Tiga Pilar) menindak tegas pelaku pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Lamongan.
[irp]Setelah sebelumnya sidang yustisi dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 dilaksanakan secara virtual, hari ini Jumat (09/7/2021), sidang yustisi pelaku pelanggaran untuk kali pertama dilakukan secara langsung di GOR Lamongan.
Bupati Lamongan, YES menyatakan bahwa pelaksanaan sidang yustisi secara langsung ini termasuk salah satu upaya dalam pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 di Lamongan.
Menurutnya sidang ditempat ini merupakan salah satu bagian dari pemberian edukasi dan peringatan kepada masyarakat untuk patuh memakai perlengkapan safety berkendara seperti helm dan protokol kesehatan seperti masker.
"Operasi-operasi sebelumnya yang sudah kita lakukan ini sudah menemukan sekitar 12.556 pelanggar protokol kesehatan sampai hari ini, belum sidang yang kita lakukan hari ini. Ini terus kita lakukan supaya memberikan edukasi bagi masyarakat, agar PPKM Darurat ini bisa berjalan efektif dan menimbulkan efek positif bagi penurunan jumlah terpapar maupun kematian di Lamongan," tutur Yuhronur.
Yuhronur juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari ini covid-19 di Lamongan sudah mulai melandai, tapi bukan berarti tidak ada angka kematian. Menurutnya masyarakat perlu mengetahui bahwa dalam dua hari terakhir, data dinas kesehatan menunjukkan jumlah pasien covid yang sembuh lebih besar dibandingkan jumlah yang terpapar.
Yuhronur juga mengungkapkan data Menkes menyatakan Lamongan mampu menekan mobilitas massa.
"PPKM Darurat ini ada beberapa hal yang telah kita lakukan selain upaya penyekatan, kemudian kita juga mengurangi kerumunan, beberapa lampu jalan kita matikan, dan sampai tiga hari kemarin Alhamdulillah bisa mengurangi mobilitas massa di Kabupaten Lamongan sekitar 30 persen, data ini langsung disampaikan oleh Menkes bahwa kita mampu menekan mobilitas. Mudah-mudahan juga berkorelasi dengan jumlah penurunan masyarakat yang terpapar di Lamongan," bebernya.
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menambahkan, segala upaya yang dilakukan tiga pilar (Pemkab, Kodim 0812, Polres Lamongan) adalah demi menyelamatkan warga Lamongan. Menurutnya segala upaya yang dilakukan dapat berhasil ketika masyarakat juga berperan serta secara aktif.
"Harus kita fahami bersama, situasinya sedang extraordinary, juga dibutuhkan kegiatan yang extraordinary baik terkait upaya preventif maupun kegiatan lainnya. Ini harus kita reng-reng bersama, kita harus sembuhkan warga kita yang sakit, kita harus jaga warga kita yang sehat dari terpapar. Salah satu upayanya dengan seperti ini, operasi yustisi, pelaksanaan kegiatan edukasi lain, vaksinasi, ini harus bersama-sama kita lakukan," terang Miko. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Honda Premium Matic Day Ponorogo Berlangsung Meriah, Dipadati Antusiasme Pengunjung
Honda Premium Matic Day Ponorogo Berlangsung Meriah, Dipadati Antusiasme Pengunjung…
Gemerlap Surabaya Vaganza 2026, Parade Malam Hari Banjir Spot Estetik
Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Tunjungan untuk menyaksikan parade budaya tahunan Surabaya Vaganza 2026 dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS)…
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Optimis Bangkitkan Ekonomi Warga
KLIKJATIM.Com | Nganjuk – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendampingi Presiden RI, Prabowo Subianto…
Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional di Tuban, Resmikan Gudang Pangan dan SPPG Polri
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, tuban…
PLN Luncurkan Gelegar PLN Mobile 2026, Pelanggan Berkesempatan Raih Mobil dan Motor Listrik
KLIKJATIM.Com | Bekasi – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan program loyalitas Gelegar PLN Mobile 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan yang aktif m…
Distribusi BBM di Kepulauan Sumenep Tersendat, Pertamina Tambah Pasokan ke Sejumlah Pulau
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, masih menjadi keluhan masyarakat. Selama lebih d…