klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Polisi dan TNI di Ponorogo Bikin Hidroponik, Hasil Panennya untuk Warga Isoman

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Nologaten membagikan panen hidroponik kepada warga isoman. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Nologaten membagikan panen hidroponik kepada warga isoman. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Ada berbagai cara dilakukan untuk membantu warga yang isolasi mandiri (isoman). Seperti yang dilakukan Bhabinsa dan Bhabinkantibmas Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. 

[irp]

Mereka memilih program inovasi ketahanan dapur. Yaitu dengan menanam sayuran secara hidroponik di halaman Kelurahan Nologaten, tepatnya di Jalan Tangkuban Perahu. "Hasilnya kami bagikan kepada warga yang isolasi mandiri. Mereka kan diharuskan di rumah. Makanya kami stok," ujar Bhabinkamtibmas Nologaten, Aipda Agestya Widiatmoko, Jumat (9/7/2021). 

Panen pertama juga didedikasikan kepada warga yang memerlukan. Baik itu sayur maupun ikan lele. "Kita berikan ke warga yang isoman, di Nologaten ada 4 rumah yang sedang isoman. Kemarin, kami beri sayur dan ikan lele 8 kilogram," imbuh Ages. 

Menurutnya, inovasi yang digagas ini sekaligus menjadi contoh dan edukasi untuk masyarakat. Bahwa saat pandemi seperti sekarang bisa jadi alternatif hiburan, yaitu bertanam di lahan terbatas. 

"Yang dipilih ya yang mudah dan cepat panen. Contohnya bayam, pakcoy, sawi. Juga bisa lele yang bisa dijadikan lauk," kata Ages ditemu di Kelurahan Nologaten, Jalan Tangkuban Perahu. 

Dia pun menyebutkan, untuk media tanam tersebut dari hasil swadaya masyarakat. Antara lainnya dengan memanfaatkan bahan bekas seperti botol air mineral, terpal dan triplek. "Memanfaatkan ember atau media kolam terpal bisa menanam sayur secara hidroponik," terang Ages. 

Anggota Bhabinsa, Sertu Vandik Tristiantoro juga mengimbau kepada masyarakat agar patuh 5M di tengah kasus pandemi Covid-19 yang sedang naik. "Imbauannya agar masyarakat mematuhi 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan," pungkas Vandik. (nul)

Editor :