KLIKJATIM.Com | Gresik — Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gresik masih menunjukkan tren peningkatan. Sampai-sampai tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit maupun tempat isolasi seperti di Stadion Gelora Jokosamudro (Gejos) Jalan Veteran Gresik terus bergerak tambah.
[irp]
Di Stadion Gejos misalnya. Terhitung 11 hari sejak mulai dioperasikan, kini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat sudah mendekati 100%. “Ketersediaan bed atau tempat tidur di angka 140 akan ditambah 50 tempat tidur (TT), total 190 TT,” ungkap Kadinkes Kabupaten Gresik, drg Saifudin Ghozali, Rabu (7/7/2021).
Sedangkan di RSUD Ibnu Sina Gresik, pihaknya akan menambah lagi 80 tempat TT. Nantinya akan diletakan di tiga ruangan yang saat ini memang dikosongkan. “Sudah kami kosongkan ruangannya. Untuk tambahan 80 itu di luar tambahan 50 bed yang kemarin dan di luar dari tenda daruratnya,” kata Ghozali.
Sementara itu, Ghozali juga tak memungkiri terkait deretan puskesmas di Gresik yang bergantian menutup pelayanan kesehatan untuk sementara. Per 1 Juli kemarin sudah tercatat 11 puskesmas yang tutup karena ada pegawai terpapar Covid-19.
Meski demikian, tapi kebijakan penutupan ini tidak berlangsung lama. Hanya dua hari saja.
Kadinkes pun mengakui banyak tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlahnya mencapai ratusan mulai dari reinfeksi maupun kasus baru. Mereka tersebar di puskesmas dan juga rumah sakit yang mayoritas tidak muncul gejala.
Harapannya sistem kesehatan di Gresik tidak sampai kolaps. Karena itu masyarakat diimbau patuh protokol kesehatan. “Masalah covid ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh nakes. Tapi juga keterlibatan masyarakat dengan prokesnya,” ucap dokter lulusan Universitas Negeri Jember itu.
“Dari hulu ke hilir. Tentu hulunya masyarakat juga harus maksimal prokes, hilir sudah maksimal,” tambah Ghozali. (nul)
Editor : Redaksi