klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Diklaim Sebagai Daerah Berkembang, Ponorogo Bisa Jadi Pilihan Investor Saat Pandemi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gerai Pizza Hut di Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)
Gerai Pizza Hut di Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Pandemi Covid-19 memang melanda semua daerah, termasuk di Kabupaten Ponorogo. Imbasnya pun begitu terasa. Khususnya di sektor perekonomian.

[irp]

Kendati demikian, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah setempat hingga kini masih terbilang stabil. Hal ini terbukti dengan kehadiran sejumlah investor internasional yang tetap memilih Bumi Reog---sebutan untuk Kabupaten Ponorogo---sebagai destinasi berinvestasi.

Antara lainnya bisa dilihat dengan hadirnya Chairman Group of Development, Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko, Sharif Moulay Sidi Al Sultan Ahmad Bin Zuhir Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour, berinvestasi di bidang pertanian dan pariwisata senilai Rp 750 miliar di Ponorogo. Dan, kini giliran Pizza Hut Indonesia juga menjajaki Ponorogo untuk berbisnis. Sejak Senin (28/6/2021) lalu, restoran waralaba internasional ini sudah mulai beroperasi yang bertempat di gedung bekas bioskop Apollo.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM-PTSP) Ponorogo, Bambang Suhendro menerangkan, kendati dilanda pandemi namun laju perekonomian di Ponorogo relatif stabil. Hal ini karena didukung demografi daerah yang kaya akan potensi alam dan pertanian, sehingga iklim perekonomian di Bumi Reog kini cenderung berkembang.

 "Bisa dilihat dari 5 sektor unggulan investasi di Ponorogo selama 3 tahun terakhir, meliputi perdagangan, industri, kesehatan, perumahan lingkungan rakyat, dan pariwisata. Hanya 3 sektor investasi yang tidak terdampak pandemi. Mereka yakni, perdagangan, industri, dan pariwisata," ujarnya, Senin (5/7/2021). 

Dia kemudian membuka catatan, bahwa nilai investasi 3 sektor ini selama periode Januari hingga Mei 2021 mencapai Rp 290.157.009.051. Untuk sektor perdagangan masih menjadi primadona dengan nilai investasi mencapai Rp 184.420.027.247. 

"Sesuai data perizinan di OSS kami, nilai investasi Januari hingga Mai ini mencapai Rp 290.157.009.051, dengan 3 sektor unggulan investasi dimana perdagangan masih paling banyak," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo, Lisdyarita mengaku senang sekaligus bangga dengan dipilihnya Ponorogo sebagai destinasi investasi bagi investor internasional. Selain semakin menumbuhkan perekonomian rakyat, keberadaan brand internasional di Ponorogo dapat memunculkan efek domino positif di tengah pandemi.

"Alhamdullilah, di tengah pandemi ini banyak investasi masuk di Ponorogo. Harapan kami walaupun pandemi namun tidak membuat investor menunda berinvestasi di Ponorogo. Contohnya Pizza Hut ini sudah masuk, tentunya dalam oprasionalnya mengedepankan prokes, itu harus dijaga," terangnya. 

Dia akan mendorong para investor yang ada di Ponorogo, untuk ikut memasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ponorogo, sehingga cakupan pasarnya semakin luas.

"Ke depan kami dorong agar produk-produk UMKM Ponorogo juga ikut dipasarkan di sana," harapnya. (nul)

Editor :