klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Vaksinasi Covid-19 Mulai Menyasar ODGJ di Tulungagung

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka
Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)menjadi salah satu komunitas masyarakat yang masuk dalam daftar penerima vaksin tahap ketiga, yakni masyarakat umum rentan.

[irp]

Pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga seharusnya mulai dilakukan pada bulan Juli mendatang, namun Dinas Kesehatan Tulungagung sudah mulai melaksanakannya mulai pertengahan bulan Juni ini.

Seperti yang dilakukan saat memeberikan vaksinasi kepada ODGJ yang dilakukan mulai hari Kamis (24/06) pagi ini di sejumlah lokasi.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya terdapat 2515 ODGJ di Kabupaten Tulungagung yang tersebar di 19 kecamatan.

"Data di kami ada 2515 ODGJ yang ada di Tulungagung, mereka selama ini sudah biasa mendapatkan perawatan kesehatan rutin di puskesmas,"jelasnya pada Kamis (24/06)

Dari data tersebut, 1804 diantaranya telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), sedangkan 711 diantaranya belum memiliki NIK.

Kini pihaknya masih terus berupaya untuk memproses NIK untuk mereka yang belum memilikinya.

Sebagai salah satu syarat untuk bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. "Yang belum punya NIK, masih kita proseskan di Capil agar segera memiliki NIK, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan vaksin,"tuturnya.

Didik mengungkapkan, sembari menunggu proses pembuatan NIK, pihaknya sudah mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 di sejumlah lokasi sesuai kondisi di lapangan. "Suntikan vaksin mulai kita lakukan hari ini, di beberapa puskesmas, ada di puskesmas rejotangan salah satunya,"ucapnya.

Pihaknya menyebut, terdapat beberapa alternatif proses penyuntikan vaksin Covid-19 untuk ODGJ di Tulungagung, mulai dilakukan di puskesmas hingga dilakukan dari rumah ke rumah. Didik mengaku telah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di masing masing wilayah untuk memudahka proses vaksinasinya.

"Sudah kita antisipasi,kita kerjasama dengan pihak terkait,untuk memastikan vaksinasi berjalan dengan maksimal,"pungkasnya. (rtn)

Editor :