KLIKJATIM.Com | Magetan - Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah membeli laboratorium mobile PCR. Namun sayang, keberadaan laboratorium mobile PCR lebih banyak nangkring di Laboratorium Kesehatan Daerah untuk melakukan proses hasil specimen swab yang diambil di puskesmas daripada keliling.
[irp]"Banyak warga yang bertanya. Kok mobike PCR tidak pernah keliling, " ujar Ketua Pelaksana Harian Satgas Penangan Covid 19 Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa, Minggu (20/6/2021).
Dia beralasan ditempatkanya mobile PCR menurutnya karena tracing yang dilakukan di daerah lebih efisien di lakukan oleh puskesmas dibandingkan membawa lab mobile PCR.
"Untuk mengoperasikan lab mobile PCR dibutuhkan daya 5.000 watt. Puskesmas di Magetan tidak mampu suplai daya listrik tersebut,” katanya.
Ari Budi Santosa menambahkan, alasan pemerintah Kabupaten Magetan membeli mobil PCR adalah kebutuhan yang mendesak untuk melakukan proses hasil swab warga. Pasalnya mengingat saat awal pandemic covid membutuhkan waktu yang cukup lama mengetahui hasil swab.
" Pada saat itu meski menerima bantuan peralatan laboratorium, namun untuk menyiapkan laboratorium swab PCR membutuhkan anggaran yang besar dengan waktu yang cukup lama karena harus memenuhi sejumlah aturan, " tegasnya.
Dia menyebut dengan memakai mobil PCR karena itu laboratorium sekalian. Tidak perlu membuat bangunan dan sebagainya.
"Secara ekonomis lebih hemat. Jika dihitung hitung lebih murah,”imbuhnya.
Laboratorium mobile lab PCR yang lebih banyak diparkir di Labkesda menurut Ari karena dimanfaatkan untuk memproses specimen swab. Sementara untuk pengambuilan specimen dari pasien menurutnya lebih efisien dilakukan di Puskesmas terdekat dengan specimen swab di kirim ke lab mobile PCR atau dikirim ke Lab RSUD Sayidiman.
“Dipikir mobil PCR itu untuk melakukan pemeriksaan, mobil PCR itu laboratorium, mengolah hasil pemeriksaan specimen,” pungjasnua
Pemerintah Kabupaten Magetan pada Bulan Oktober 2020 membeli laboratorium mobile PCR mobile seharga Rp 3,8 miliar rupiah. Mobile container laboratorium real time PCR BSL 2 milik Pemkab Magetan ini dilengkapi 2 unit PCR yang mampu menangani 500 sample uji swab dalam sehari. (rtn)
Editor : Fauzy Ahmad
Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara
KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Jawa Timur kembali mencatatkan sejarah dengan meresmikan Instalasi Karantina Terpadu JATIM HUB di kawasan Puspa Agro…
Wadahi Kreativitas Siswa, SMP YIMI Gresik Sukses Gelar Spesmi’s Got Talent 2026
KLIKJATIM.Com | Gresik – Lapangan SMP YIMI Gresik tampak semarak dan penuh energi pada Sabtu pagi (9/5/2026).…
Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Mangut Salmon Hingga Steak Salmon Berkualitas
Hotel Santika Gresik Tawarkan Promo of The Month Mei, Sajikan Kuliner Mangut Salmon Hingga Steak Salmon Berkualitas…
Sidang Kredit Pensiun di BRI Sumenep: Keterangan Saksi Saling Berseberangan
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Proses hukum dugaan penipuan dan penggelapan kredit dengan jaminan SK pensiun di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang…
Putaran Kedua ARRC 2026: Punggawa Merah Putih AHRT Optimis Taklukkan Sirkuit Chang Thailand
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali bersiap mengibarkan bendera Merah Putih…
Sinergi TPK Berlian dan Koperasi TKBM Tanjung Perak: Latih 835 Pekerja Wujudkan Operasional Pelabuhan yang Aman dan Hand
KLIKJATIM.Com | Surabaya – TPK Berlian memperkuat komitmen keselamatan kerja dengan menyelenggarakan program…