klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ban Pecah, ELF Seruduk Pagar Rumah, 2 Penumpang Tewas 8 Lainnya Luka

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi Isusu Elf yang terbalik hingga menyebabkan w penumpamg tewas dan 8 lainnya terluka
Kondisi Isusu Elf yang terbalik hingga menyebabkan w penumpamg tewas dan 8 lainnya terluka

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Diduga karena roda meletus dan pecah, Isuzu Elf hilang kendali dan menabrak pagar rumah warga  di Jalan Raya Nasional, Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, KM-15, Jawa Timur, Sabtu (19/6/2021).

[irp]

Akibat kecelakaan ini, dua penumpang  Isuzu  nomor polisi M 7399 UA meninggal dunia. Sementara 8 penumpang lainnya mengalami luka. "Kecelakaan ini akibat pecah ban depan bagian kiri sekitar pukul 06.00 WIB. Akibatnya oleng dan menabrak pagar rumah warga," kata AKP Widarti, Kasubag Humas Polres Sumenep.

Dikatakan  dua penumpangnya dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara sopir Su’aidi (45) warga Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, dalam kondisi selamat (tidak luka).

“Minibus itu berpenumpang sepuluh orang. Delapan orang mengalami luka ringan. Dua meninggal dan pengemudi selamat,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep.

Dua penumpang yang meninggal dunia, Nawari (50) dan Sumaida (35). Keduanya warga Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. “Para korban luka dievakuasi ke Puskesmas Bluto,” katanya.

Ia menjelaskan, minibus tersebut melaju dari arah barat ke arah timur (Pamekasan-Sumenep) dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di Jalan Raya Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep, tiba-tiba mengalami pecah ban bagian kiri depan.

“Minibus oleng dan melaju di bahu jalan sebelah utara hingga menabrak pagar rumah milik warga (Ali Murtada),” jelasnya.

Berikut Delapan Penumpang Yang Mengalami Lukq masing-masing Sadenah (60), Nadia (50), Musara (70), Simah (55). Empat korban merupakan warga Desa Prenduan Kecamatan, Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Subakri (56), dan Kardi (45). Keduanya warga Desa/Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso.

Dua orang lainnya, Marsa’i (70) warga Desa Gurem, Pamekasan dan Yusuf, warga Desa/Kecamatan Pragaan, Sumenep. (ris)

Editor :