KLIKJATIM.Com | Trenggalek - Tim SAR gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap hilangnya dua nelayan di Trenggalek. Kedua nelayan yang hilang saat mencari lobster di Teluk Prigi tersebut bernama Dedek Suhendri Chaniago (24), warga Pulau Balai, Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sahrullah (41), warga Dusun Kalibaru, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB.
[irp]
"Kami menerima informasi itu dari salah seorang nelayan pada Jumat (18/6/2021) kemarin. Begitu ada laporan itu kami langsung turun melakukan pencarian bersama potensi SAR lain," kata Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Yoni Fariza, Sabtu (19/6/2021) seperti dilansir news.detik.com.
Hilangnya dua nelayan pada Kamis (17/6/2021) pukul 18.00 WIB. Dua korban tersebut bersama Nanang, nakhoda perahu Jukung Guna Dharma. Mereka berangkat melaut dari Pantai Damas, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.
Awalnya tiga nelayan tersebut berencana mencari lobster di Teluk Prigi dengan cara memakai jaring dan menyelam. Saat tiba di lokasi pencarian lobster, dua korban Dedek dan Sahrullah mulai melakukan penyelaman.
"Saat dua nelayan menyelam itulah muncul ombak besar hingga yang bersangkutan hilang," ujarnya.
Nanang sempat menunggu hingga berjam-jam. Tapi Dedek dan Sahrullah tak kunjung muncul ke permukaan. Dia juga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga Jumat (18/6/2021) pagi. Namun hasilnya nihil.
"Akhirnya nakhoda melaporkan peristiwa itu ke kami (Basarnas) dan ditindaklanjuti dengan upaya pencarian," jelasnya.
Sejak Jumat kemarin Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kapal karet dan nelayan. Karena pada hari pertama belum membuahkan hasil, proses akan dilanjutkan pada hari ini.
"Korban belum ketemu, hari ini kami lanjutkan pencarian," tuturnya.
Kapolsek Watulimo, AKP Suyono saat dikonfirmasi awak media pun membenarkan adanya dua nelayan hilang di Teluk Prigi. "Dua korban yang masih dalam pencarian," tandasnya. (nul)
Editor : Redaksi